Family Gathering Kabinet, Jokowi: Biar Enggak Urus Kerja Terus

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi menikmati kopi di Istana Kepresidenan Bogor, Ahad pagi, 4 Agustus 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi menikmati kopi di Istana Kepresidenan Bogor, Ahad pagi, 4 Agustus 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan acara family gathering yang diadakan di Istana Kepresidenan Bogor hari ini, Ahad pagi, 4 Agustus 2019, sudah dirancang sejak lama. Kegiatan ini, kata dia, memang ditujukan agar para menteri di kabinetnya bisa melepas sedikit dari urusan pekerjaan.

    "Ketemu dalam kumpul bersama dengan seluruh keluarga, baru sekali ini, ngurusan kerja terus," kata Jokowi di sela acara.

    Acara kumpul bareng tersebut tak hanya dihadiri oleh menteri dan pejabat setingkat menteri. Keluarga mulai dari istri hingga anak cucu diundang untuk ikut meramaikan acara ini.

    Dari pantauan Tempo, hampir seluruh menteri hadir. Bahkan beberapa mantan menteri seperti mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan juga mantan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga ikut hadir.

    "Rencana lama pengennya itu kan 6 bulan ketemu sekali, atau minimum setahun sekali. Tapi ini 5 tahun baru sekali," kata Jokowi, disambut tawa para menterinya.

    Selain itu, Jokowi juga mengatakan kegiatan ini sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74, pada 17 Agustus mendatang. Karena itu, beberapa lomba yang diadakan pun berbau pesta 17-an.

    Mulai dari lomba balap makan kerupuk, sepakbola sarung, joged balon, hingga lomba desain busana. Para menteri pun ikut ambil bagian dalam acara ini. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang telah berusia 77 tahun, juga ikut bermain lomba balap makan kerupuk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.