PA 212 Kapok Undang Elite Politik ke Ijtima Ulama

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novel Bamukmin. dok.TEMPO

    Novel Bamukmin. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin memastikan tidak akan mengundang satupun tokoh politik maupun elite partai dalam perhelatan Ijtima Ulama ke IV.

    "Berpolitik tidak kapok karena harus ada wadah perjuangan, cuma memasukkan orang partai dalam pengurus PA 212 saya pribadi kapok," kata Novel di Jakarta pada Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Ijtima Ulama IV akan dihelat di Hotel Lor In, Sentul, pada Senin, 5 Agustus 2019. Novel menegaskan, Ijtima Ulama kali ini akan berbeda dengan ijtima sebelumnya yang lebih banyak membahas langkah ulama berpolitik berdasarkan ajaran Al-Quran dan Hadits. Kali ini, Ijtima Ulama memutuskan untuk tak lagi ikut politik praktis dengan cara tak mengundang tokoh politik dan parpol tertentu.

    Novel mengatakan dirinya pernah memberikan masukan kepada Ijtima PA 212 untuk melepaskan diri dari tokoh politik dan elite partai, termasuk Amien Rais yang juga menjadi penasehat PA 212. "Harus melangkah ke depan tanpa mereka," katanya.

    Menurut Novel, PA 212 tak ingin lagi dicampuri urusan politik praktis lantaran telah menimbulkan kecemburuan di antara sesama partai, seperti Partai Keadilan Sejahtera, Partai Berkarya, dan lainnya. Meski dengan itikad baik, Novel tetap tak setuju jika elite partai bercokol di 212.

    "Jadi kita benar-benar netral saja lah. Kalaupun 2024 punya sikap politik saya mau pengurus PA 212 jangan ada lagi orang partai," ujar Novel.

    HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.