113 Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Magnitudo 6,9

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga dan pasien berada di luar Rumah Sakit Malimping, Lebak, Banten, Jumat, 2 Agustus 2019. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut memiliki Magnitudo 7,4 dan berpusat di 147 km barat daya Sumur, Banten. ANTARA /Sofi Mahalili

    Warga dan pasien berada di luar Rumah Sakit Malimping, Lebak, Banten, Jumat, 2 Agustus 2019. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut memiliki Magnitudo 7,4 dan berpusat di 147 km barat daya Sumur, Banten. ANTARA /Sofi Mahalili

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 113 rumah dan bangunan rusak akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,9 yang terjadi di Pandeglang, Banten, pada Jumat, 2 Agustus 2019 pukul 19.03 WIB. Tingkat kerusakan yang terjadi mulai ringan hingga berat.

    "Sebanyak 34 unit rumah rusak berat," kata Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo lewat keterangan tertulis, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Agus menjelaskan, data lainnya ialah sebanyak 21 unit rumah rusak sedang, 58 unit rumah rusak ringan, 1 unit kantor desa rusak ringan, dan 2 unit masjid rusak ringan.

    Kerusakan rumah dan Bangunan ini terjadi di sejumlah daerah, dengan rincian sebagai berikut.

    Kota Bogor : 
    • 1 unit rumah retak-retak
    Kabupaten Cianjur :
    • 6 unit rumah rusak berat
    • 1 unit rumah rusak sedang
    Kabupaten Sukabumi :
    • 3 unit rumah rusak berat
    • 16 unit rumah rusak sedang
    • 7 unit rumah rusak ringan
    Kabupaten Bandung :
    • 2 unit rumah rusak sedang
    Kabupaten Bandung Barat :
    • 1 unit rumah rusak berat 
    • 1 unit rumah rusak sedang
    • 4 unit rumah rusak ringan
    Kabupaten Serang : 
    • 1 unit rumah rusak sedang
    • 5 unit rumah rusak ringan
    Kabupaten Pandeglang : 
    • 21 unit rumah rusak berat
    • 37 unit rumah rusak ringan
    • 1 unit masjid rusak ringan
    • 1 unit kantor desa rusak ringan
    Kabupaten Lebak : 
    • 4 unit rumah rusak berat
    • 1 unit rumah rusak ringan
    Kabupaten Cilegon : 
    • 3 unit rumah rusak ringan
    • 1 unit masjid rusak ringan

    Lindu berkekuatan M6,9 ini terjadi di arah barat daya Sumur, Pandeglang, Banten pada Jumat malam, 2 Agustus pukul 19.03 WIB kemarin. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa ini.

    Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan peringatan awal BMKG menyebut lindu berpotensi memicu tsunami setinggi 3 meter di bagian selatan Pandeglang.

    "Tapi kemudian tsunami nihil," kata Daryono, Jumat, 2 Agustus 2019. Pada pukul 21.35 WIB peringatan dini itu dicabut.

    BMKG mencatat pusat gempa berada di pada koordinat 7,54 Lintang Selatan dan 104,58 Bujur Timur atau sekitar 147 kilometer Barat Daya Banten di kedalaman 10 kilometer. Awalnya, BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 7,4. Data ini diperbarui kemudian menjadi M6,9.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.