Banten Pasca Gempa: Warga Pesisir Mengungsi, Polisi Patroli

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berada disekitar pantai pasca tsunami di kawasan Sumur, Pandeglang, Banten, 26 Desember 2018. Pemprov Banten menetapkan tanggap darurat bencana akibat tsunami Selat Sunda hingga Rabu, 9 Januari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga berada disekitar pantai pasca tsunami di kawasan Sumur, Pandeglang, Banten, 26 Desember 2018. Pemprov Banten menetapkan tanggap darurat bencana akibat tsunami Selat Sunda hingga Rabu, 9 Januari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Banten mengerahkan personelnya yang berada di polsek di pesisir pantai untuk mengimbau masyarakat naik ke dataran tinggi. Ini dilakukan setelah gempa 6,9 M mengguncang dari perairan sedalam 48 km di Samudera Hindia di selatan Pandeglang, Banten, Jumat malam 2 Agustus 2019 

    Polisi lalu mengawasi rumah-rumah yang ditinggalkan dengan melakukan patroli skala besar dari Polres Pandeglang dan Brimob Polda. "Saat ini personel Polsek dan Polres sedang di lapangan untuk melakukan imbauan dan mengecek lapangan," ujar Kapolda Banten, Inspektur Jenderal Tomsi Tohir, dalam keterangan yang dibagikannya, Jumat 2 Agustus 2019.

    Sejauh ini, kata Tomis, belum ada laporan kerusakan. Kondisi perairan pantai juga disebutkan normal.  

    Menurut Kepala BPBD Pandeglang, Deni, saat ini sebagian besar masyarakat di wilayah pesisir, seperti Kecamatan Carita, Labuan, Pagelaran, Panimbang, Cigeulis, Cimanggu, dan Sumur sedang mengungsi ke dataran tinggi. Aliran listrik di beberapa kecamatan tersebut mati setelah gempa menggoyang.

    Menurut pengakuan seorang warga Sumur, Banten, Budi Santoso, saat ini masyarakat masih mengungsi di hunian-hunian sementara. "Kondisi aman. Tapi penduduk masih mengungsi," ujar Budi saat dihubungi Tempo.

    Kesaksian yang sama diberikan warga di Lebak, kabupaten tetangga Pandeglang. Beberapa bangunan di wilayah ini dilaporkan retak akibat gempa yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.