Tanggap Wayang, Pengamat Bandingkan Jokowi dengan Lakon Kresna

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Twitter/@jokowi

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Twitter/@jokowi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal menggelar pentas wayang kulit di Istana Merdeka, malam ini. Bertajuk Kresna Jumeneng Ratu atau Kresna Menjadi Raja, pagelaran wayang kulit ini menjadi rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

    Pengamat seni wayang, Sindung Tjahyadi, mengatakan ada satu persamaan antara Jokowi dan tokoh Kresna, yaitu ahli strategi. "Champion, lah, pak Jokowi dalam hal itu," katanya saat dihubungi Tempo, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Menurut dia, Jokowi jago strategi baik di dalam politik maupun saat memimpin Indonesia. "Kalau bukan ahli strategi dan tidak memiliki ketegasan, tidak mungkin lah beberapa program mercusuar seperti infrastruktur dieksekusi," ucapnya.

    Sementara itu di dunia perwayanagan, cerita Kresna menjadi raja terjadi setelah saudaranya, Baladewa, menjadi pemimpin di negeri kelahiran mereka, Mandura. "Nah kalau tidak salah, Kresna ingin punya kerajaan sendiri," kata Sindung.

    Dosen filsafat Universitas Gadjah Mada ini menuturkan, Kresna yang sebelumnya bernama Narayana. Ia lalu pergi ke daerah yang bernama Dwarawati dengan tujuan ingin memiliki negara sendiri.

    Di sana, Narayana mampu mengalahkan pemimpinnya, Prabu Narasingha, seorang raja raksasa. Dari peristiwa ini lah, kata dia, ia mendapatkan nama Kresna.

    Terkait kisah Kresna yang berhasil menjadi raja, Sindung enggan memaknainya dengan peristiwa politik saat Presiden Jokowi berhasil memenangkan pemilihan presiden 2019. "Ya gak tahu, siapa mengalahkan siapa," ujarnya.

    Untuk mengetahui maksud dari lakon ini, Sindung meminta bertanya langsung kepada Jokowi. "Tanyakan langsung pada yang minta lakon," tuturnya.

    Nonton bareng ini bagian dari rangkaian acara menyambut HUT RI ke-74 yang jatuh pada 17 Agustus 2019. Berdasarkan poster acara yang tersebar, rencananya pentas wayang kulit besok malam itu akan didalangi oleh Ki Manteb Sudarsono.

    Selain itu sejumlah penghibur kondang bakal tampil seperti Didi Kempot, Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Edo Kondologit, Soimah, Kirun, Den Bagus Ngarso, dan Endah Laras.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.