Jokowi Tanggap Wayang di Istana, Bercerita Soal Kresna Jadi Raja

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat pertemuan di FX Senayan, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat pertemuan di FX Senayan, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menggelar nonton bareng wayang kulit yang terbuka untuk umum di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019.

    "Kresna Jadi Ratu," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan judul lakon pentas wayang tersebut pada saat dihubungi malam ini, Kamis, 1 Agustus 2019. Heru tak menjelaskan siapa yang memilih judul itu dan bagaimana ceritanya.

    Judul asli dalam Bahasa Jawa adalah Kresna Jumeneng Ratu (Kresna Menjadi raja). Dalang dalam pagelaran wayang ini adalah Ki Manteb Sudarsono dari Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. 

    Menurut pengamat seni wayang Sindung Tjahyadi, cerita Kresna menjadi raja setelah saudaranya, Baladewa, menjadi raja di negeri kelahirannya, Mandura. "Kresna ingin punya kerajaan sendiri," katanya saat dihubungi Tempo.

    Dosen filsafat Universitas Gadjah Mada ini menuturkan bahwa Kresna, yang dikenal sebagai King Maker dari pihak Pandawa dalam Perang Bratayudha, ketika muda bernama Narayana. Dia lalu pergi ke daerah yang bernama Dwarawati dengan tujuan ingin memiliki negara sendiri. Di sana, Narayana ternyata mampu mengalahkan Raja Dwarawati, yaitu Prabu Narasingha yang berwujud raksasa. Nah, dari peristiwa perebutan kekuasana itulah Narayana mendapatkan nama Kresna.

    Sindung enggan menerangkan kaitan lakon Kresna Jumeneng Ratu dengan kondisi politik terkini dan kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019. "Ya, saya enggak tahu, siapa mengalahkan siapa," ucapnya. "Tanyakan langsung kepada yang minta lakon itu."

    Nonton wayang bareng Presiden Jokowi yang didekatkan dengan HUT RI ke-74 tersebut juag dimeriahkan  oleh sejumlah penghibur terkenal, seperti Didi Kempot, Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Edo Kondologit, Soimah, Kirun, Den Bagus Ngarso, dan Endah Laras.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.