Sekjen PDIP Ikut Sindir Anies Soal Kualitas Udara, Begini Katanya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pejalan kaki menggunakan masker ketika melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis 25 Juli 2019. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan meningkatkan layanan angkutan umum massal, mulai dari MRT dan kendaraan umum massal lainnya, menyediakan perlengkapan uji emisi kendaraan bermotor dan penambahan ruang hijau terbuka serta penanaman pohon yang dapat menyerap polutan seperti PM 2,5 di udara yang dikeluarkan sebagian besar oleh asap pembuangan kendaraan bermotor. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Sejumlah pejalan kaki menggunakan masker ketika melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis 25 Juli 2019. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan meningkatkan layanan angkutan umum massal, mulai dari MRT dan kendaraan umum massal lainnya, menyediakan perlengkapan uji emisi kendaraan bermotor dan penambahan ruang hijau terbuka serta penanaman pohon yang dapat menyerap polutan seperti PM 2,5 di udara yang dikeluarkan sebagian besar oleh asap pembuangan kendaraan bermotor. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyindir kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal kualitas udara Jakarta yang buruk belakangan ini. Dia menyebut suasana Jakarta gelap pagi tadi karena pencemaran. 

    "Jakarta gelap karena pencemaran, ini yang akan dibahas (dalam kongres), bagaimana kami menyikapinya sebagai bagian dari program kerja Pak Jokowi menata lingkungan," ujarnya di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, hari ini, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Menurut Hasto, berbagai permasalahan lingkungan bakal dibahas dalam kongres V PDIP di Bali pada 8-10 Agustus 2019.

    Kualitas udara DKI Jakarta akhir-akhir ini menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan AirVisual, kualitas udara di Ibu Kota beberapa kali menjadi yang terburuk di seluruh dunia.

    Tak cuma Sekjen PDIP, Presiden Jokowi juga menanggapi buruknya kualitas udara di Jakarta. Dia berjanji bicara dengan Anies Baswedan mengenai penanggulangan pencemaran udara Jakarta. Ia bahkan meminta Gubernur DKI mulai mengganti angkutan umum yang berbahan bakar minyak ke listrik.

    "Nanti akan saya sampaikan ke Gubernur," kata Kepala Negara di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, hari ini, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Adapun Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, pemerintah DKI sedang menyusun langkah-langkah mengatasi buruknya kualitas udara Jakarta. Namun, Anies masih merahasiakan rencana tersebut dengan alasan pembahasannya belum rampung. "Nanti saya umumkan sesudah lengkap," ucapnya di Rumah Dinas Gubernur DKI, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, pada Rabu lalu, 31 Juli 2019.

    DEWI NURITA | AHMAD FAIZ |  LANI DIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.