Bea Cukai dan Pemda Sibolga Bersinergi Dorong Ekspor

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bea Cukai Sibolga bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia I cabang Sibolga dan Pemerintah Daerah Sibolga, menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertajuk “Menggali Potensi Perekonian Daerah Dengan Menggalakkan Ekspor Melalui Pelabuhan Sibolga”.

    Bea Cukai Sibolga bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia I cabang Sibolga dan Pemerintah Daerah Sibolga, menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertajuk “Menggali Potensi Perekonian Daerah Dengan Menggalakkan Ekspor Melalui Pelabuhan Sibolga”.

    INFO NASIONAL — Bea Cukai Sibolga bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia I cabang Sibolga dan Pemerintah Daerah Sibolga, menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertajuk “Menggali Potensi Perekonian Daerah Dengan Menggalakkan Ekspor Melalui Pelabuhan Sibolga”. Kegiatan ini perwujudan salah satu tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Industrial Assistance dan Trade Facilitator, yaitu memfasilitasi perdagangan dan industri di Indonesia.

    Kepala Kantor Bea Cukai Sibolga, Kurnia Saktiyono, mengungkapkan bahwa Bea Cukai terus berupaya untuk berperan lebih aktif dalam mendorong perekonomian negara. “Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggalakkan ekspor,” ujarnya.

    Ia juga mengibaratkan pajak sebagai buah yang terdapat di pohon. Dalam hal ini, maka peran Bea Cukai bukan hanya untuk memetiknya, namun juga merawatnya agar dapat terus menghasilkan buah (pajak) yang berkualitas.

    Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Sibolga siap mendukung program dari Bea Cukai. “Kami dari Pemkot Sibolga siap mendukung program pengembangan yang dilakukan oleh kantor Bea Cukai Sibolga. Sinergitas antara instansi vertikal dengan pemerintah daerah harus terjalin dengan baik agar bisa sama-sama bergerak,” ucapnya.

    Potensi yang dimiliki daerah Sibolga dapat dikatakan cukup memadai untuk ekspor. Namun, produksi yang kurang memenuhi target serta beberapa persyaratan lainnya juga yang belum dapat ditunaikan menjadi salah satu penyebab vakumnya kegiatan ekspor impor saat ini melalui pelabuhan Sibolga ini. Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Sibolga, Augustia Waruru, mengungkapkan kesiapan pihaknya menerima kapal yang masuk melalui Pelabuhan Sibolga ini. “Asalkan semua peraturan persyaratan yang ditetapkan sudah dipenuhi,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.