Wakil Ketua Umum Gerindra Makan Siang dengan Moeldoko

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arief Poyuono. Dok TEMPO

    Arief Poyuono. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, mengatakan tidak ada pembahasan politik saat ia dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko bertemu. Menurut Arief, ia datang ke kantor Moeldoko untuk memenuhi undangan makan siang.

    "Enggak ada. Dia sahabat saya, Pak Moeldoko. Sudah lama ga ketemu. Ada kok WhatsApp-nya dia ngajak makan siang aja," katanya saat ditemui di depan Kantor KSP, Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019.

    Dalam kunjungannya ke KSP itu, Arief menjelaskan statusnya tidak mewakili partai. Sebabnya, kata dia, ia tidak perlu melapor ke DPP Gerindra. "Sebagai pribadi," ujarnya.

    Kunjungan Arief ke KSP menimbulkan pertanyaan lantaran Gerindra bukanlah partai pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Jusuf Kalla. Dalam pemilihan presiden 2019 pun, Gerindra mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto, untuk kembali melawan Jokowi.

    Namun isu kemungkinan Gerindra bergabung ke pemerintah di periode pemerintahan Jokowi kedua bergulir. Terlebih Jokowi dan Prabowo sudah bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus setelah keduanya bertarung di pemilihan presiden.

    Arief keukeuh tidak ada pembicaraan politik, khususnya kemungkinan Gerindra bergabung ke pemerintah dengan Moeldoko. Meski terus dicecar oleh media, ia terus membantahnya. "Gak ada. Hanya makan siang pakai urap, tahu, dan tempe bacem," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.