Akbar Tandjung Dukung Airlangga Hartarto Lanjut Jadi Ketum Golkar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akbar Tanjung berbicara pada wartawan setelah menerima Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir di kediamannya, Jalan Purnawarman, Jakarta. Selasa, 16 April 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Akbar Tanjung berbicara pada wartawan setelah menerima Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir di kediamannya, Jalan Purnawarman, Jakarta. Selasa, 16 April 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan mendukung Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar di musyawarah nasional mendatang. Hal ini disampaikan Akbar saat ditanya siapa yang akan didukungnya di antara dua kandidat kuat ketua umum partai beringin, yakni Airlangga dan Bambang Soesatyo.

    "Saya memberikan dukungan kepada Airlangga untuk kembali menjadi ketua umum," kata Akbar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019.

    Akbar sebelumnya membeberkan dua kriteria calon ketua umum Golkar menurutnya. Pertama, dia menilai calon ketua umum Golkar harus mampu membawa partai mengalami peningkatan perolehan suara, bahkan menjadi pemenang di pemilihan umum.

    Kendati raihan suara dan kursi Golkar di pemilihan legislatif 2019 menurun ketimbang sebelumnya, Akbar menilai Airlangga cukup berhasil mempertahankan posisi partai di urutan dua besar. Golkar diperkirakan mendapat 85 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat, menurun dari hasil pileg 2014 sebanyak 91 kursi.

    "Walaupun belum berhasil menaikkan perolehan suara tetapi kita tetap bisa bertahan dua besar. Dalam konteks itu saya mengatakan bahwa Airlangga cukup berhasil," kata Akbar.

    Berikutnya, Akbar mengatakan pemimpin Golkar juga harus berkomitmen menjalin hubungan baik dengan presiden. Dia menganggap chemistry ini penting demi membangun partai ke depannya.

    Ketua Umum Partai Golkar periode 1998-2004 ini berpendapat partai beringin harus total mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo di periode kedua sekaligus terakhir ini. Menurut Akbar, warisan atau legacy pemerintahan Jokowi dapat memberi nilai tambah bagi Golkar dalam menyongsong pemilih 2024.

    "Dia juga saya rasa mampu membangun hubungan baik dengan Presiden, bangun chemistry, yaitu saya ramal akan menjadi modal bagi dia untuk menaikkan perolehan suara menghadapi 2024 yang akan datang," kata mantan menteri era Soeharto hingga Habibie ini.

    Menjelang musyawarah nasional Golkar, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo bersaing ketat untuk menjadi calon ketua umum. Saling klaim dukungan dari berbagai pihak pun terjadi di antara keduanya.

    Sebelumnya, Bamsoet, sapaan Bambang juga mengklaim mendapat restu dari para pinisepuh Golkar untuk maju sebagai calon ketua umum. Bamsoet sebelumnya juga menyebut bahwa Akbar Tandjung mendukung dia maju sebagai calon ketua umum. Kata dia, sinyal dukungan itu terungkap saat halal bihalal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada Kamis, 27 Juni 2019.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.