Wakil Ketua KPK Sebut Ada 4 Tersangka Baru Kasus E-KTP

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kiri), berpose di depan awak media sebelum acara buka puasa terakhir bersama media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019.  Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah menetapkan sembilan orang sebagai anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kiri), berpose di depan awak media sebelum acara buka puasa terakhir bersama media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019. Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah menetapkan sembilan orang sebagai anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata mengatakan pihaknya telah menetapkan empat tersangka baru dalam kasus korupsi proyek E-KTP. "Kalau enggak salah terakhir itu ada empat," kata Alex di kantornya, Jakarta, Rabu, 31 Juli 2019.

    Alex menyebutkan empat tersangka itu berasal dari unsur birokrat dan swasta. Alex enggan menyebutkan nama para tersangka tersebut. "Proses kan masih terus berjalan. Saatnya nanti pasti akan kita umumkan lah itu kan," kata dia.

    Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo juga mengatakan pihaknya telah menetapkan lebih dari dua orang tersangka baru dalam kasus korupsi E-KTP ini. KPK menyatakan bakal segera mengumumkan para tersangka itu. "Ada dari pengusaha, ada dari birokrat kayaknya," kata Agus di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 1 Juli 2019.

    Dalam kasus korupsi E-KTP, sebelumnya KPK telah menjerat 8 orang tersangka, yakni dua pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto; pengusaha Andi Narogong, Anang Sugiana Sudihardjo dan Made Oka Masagung. Eks Ketua DPR Setya Novanto, beserta keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo juga sudah dihukum dalam kasus ini. Terakhir, KPK telah menetapkan eks anggota DPR Fraksi Golkar Markus Nari menjadi tersangka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.