Ryamizard Ingatkan Prajurit TNI Tak Berambisi pada Kekuasaan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan sambutan saat menghadiri acara silaturahmi dan halalbihalal bersama Presidium Alumni 212 di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019. Dalam sambutannya, Ryamizard mengajak semua pihak bersatu usai Pemilu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan sambutan saat menghadiri acara silaturahmi dan halalbihalal bersama Presidium Alumni 212 di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019. Dalam sambutannya, Ryamizard mengajak semua pihak bersatu usai Pemilu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan prajurit TNI agar tak berambisi pada kekuasaan. Ryamizard menegaskan TNI merupakan organisasi panggilan negara.

    "TNI adalah pengayom rakyat dan TNI harus berdiri di atas semua golongan. Politik TNI adalah politik negara, dan TNI tak boleh sedikit pun memiliki ambisi kekuasaan," kata Ryamizard saat bersilaturahmi dengan purnawirawan TNI, di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juli 2019.

    Menurut Ryamizard, dalam sejarahnya TNI adalah tentara rakyat. Sejak awal, TNI terikat sumpah untuk menjaga ideologi Pancasila sesuai marga kedua Sapta Marga.

    "Kita bukan organisasi bayaran dan kita bukan organisasi yang dibentuk karena kepentingan tertentu," kata Ryamizard.

    Sebagai penjaga ideologi bangsa, Ryamizard menegaskan soliditas TNI, merupakan kunci agar bangsa tetap berjalan sesuai alurnya. Apalagi ia menyebut saat ini bahaya paham ideologi asing masih menghantui. Mulai dari komunisme hingga yang marak belakangan terkait khilafah.

    "Musuh kita ke depan adalah yang ingin menghentikan Pancasila," kata dia.

    Hal ini diungkapkan Ryamizard dalam silaturahmi bersama purnawirawan TNI dan anggota TNI aktif. Beberapa tokoh yang hadir di antaranya adalah Jenderal (purnawirawan) Agum Gumelar, Jenderal (purnawirawan) Djoko Santoso, hingga Jenderal (purnawirawan) Rais Abim.

    Belakangan, silaturahmi di antara para purnawirawan TNI memang kerap dilakukan. Pertemuan ini terjadi Mabes TNI, hotel, hingga terakhir di Kementerian Pertahanan. Berakhirnya Pemilu 2019 dan Idul Fitri, menjadi titik awal pertemuan-pertemuan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.