Pilgub Sumatera Barat, Gerindra Buka Peluang Koalisi dengan PDIP

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (dua dari kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019. Megawati didampingi oleh kedua anaknya, Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan). TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (dua dari kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019. Megawati didampingi oleh kedua anaknya, Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan). TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Padang - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan membuka peluang berkoalisi dengan PDIP dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Barat pada 2020.

    "Dalam politik itu bisa saja apalagi telah terjadi rekonsiliasi di pusat," kata dia selepas pembukaan Konferensi daerah PDIP Sumatera Barat di Padang, Ahad, 28 Juli 2019.

    Ia mengatakan dalam menghadapi Pilgub Sumbar, partainya dapat berkoalisi dengan partai manapun termasuk PDIP.

    Apalagi setelah adanya pertemuan antara Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto membuat tidak ada lagi kubu 01 atau kubu 02. "Kami ingin bersama-sama membangun bangsa untuk lebih baik ke depannya," katanya.

    Terkait dengan rencana koalisi, Nasrul mengatakan akan meminta pandangan kepada DPP Partai. "Sekarang kan masih tahap negosiasi dan masih menunggu arahan dari DPP," kata dia.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan koalisi kepala daerah memang bakal lebih cair ketimbang di tingkat nasional. "PDI Perjuangan membuka ruang kerja sama dengan partai lain tujuannya tentu untuk kemajuan masyarakat Sumatera Barat," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.