Bamsoet Pertanyakan Airlangga Tak Segera Gelar Evaluasi Pengurus

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. Bamsoet mendeklarasikan diri sebagai pesaing Airlangga Hartarto bersama lima orang lainnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman  W

    Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. Bamsoet mendeklarasikan diri sebagai pesaing Airlangga Hartarto bersama lima orang lainnya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta-Wakil Ketua Bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Bambang Soesatyo mempertanyakan alasan rapat pleno evaluasi kepengurusan partai di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto yang sampai saat ini belum juga digelar.

    "Kan sebetulnya ini agak aneh, karena sebagian besar mengatakan katanya (Airlangga) berhasil. Harusnya tidak perlu ragu menyelenggarakan rapat pleno evaluasi," ujar politikus yang akrab disapa Bamsoet itu di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Ahad, 28 Juli 2019.

    Jika rapat pleno segera digelar, ujar Bamsoet, maka debat soal evaluasi kepemimpinan Airlangga tidak lagi terjadi di ruang publik, melainkan di ruang rapat pleno. "Kemudian nanti legalisasinya di ruang rapimnas, rapat setingkat di bawah munas," ujar Bamsoet.

    Ketua Dewan Perwaklan Rakyat itu menyindir, jika dia yang memegang kendali partai, maka pleno akan secepatnya digelar. "Kalau saya yang memiliki kendali, saya menilai pemerintahan saya sukses, punya dukungan kuat, ya, pasti besok (digelar pleno). Bahkan, hari ini pun saya laksanakan pleno, rapimnas, dan munas sekaligus. Sebab saya yakin, saya menang," ujar Bamsoet.

    Di lain pihak, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulus mengatakan, tanggal rapat pleno evaluasi sampai saat ini belum ditentukan dan masih dalam pembahasan. Lodewijk menilai, tidak ada hal yang terlalu urgen untuk memburu-buru atau menunda pelaksanaan rapat pleno evaluasi tersebut. "Itu kan rapat biasa. Tidak ada dan kepentingannya apa kan tidak ada," ujar Lodewijk saat ditemui di lokasi yang sama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.