Nasdem Disebut Siapkan Calon Jaksa Agung dari Internal Kejaksaan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan (paling kiri), pengamat politik Tony Rosyid, moderator Ichan Loulembah, politikus Partai NasDem Taufiqulhadi, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Juni 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan (paling kiri), pengamat politik Tony Rosyid, moderator Ichan Loulembah, politikus Partai NasDem Taufiqulhadi, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Juni 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem Taufiqulhadi mengklaim partainya memiliki banyak kader yang bisa ditempatkan menjadi kandidat Jaksa Agung di periode kedua pemerintahan Joko Widodo. Taufiqulhadi pun tak menampik partainya menyiapkan kader untuk menduduki pos tersebut.

    "Selalu siap, dan kader Nasdem sangat banyak untuk hal itu (menjadi Jaksa Agung)," kata Taufiqulhadi ketika dihubungi, Ahad, 28 Juli 2019.

    Partai Nasdem mendapat portofolio Jaksa Agung di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Posisi tertinggi di Korps Adhyaksa itu diisi oleh Muhammad Prasetyo yang juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Nasdem.

    Menurut sumber di internal Nasdem, partai besutan Surya Paloh ini menyiapkan orang yang akan diajukan menjadi Jaksa Agung. Kali ini bukan orang partai, tetapi sosok dari internal Kejaksaan. Sosok yang dimaksud ialah Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) M Yusni. "Mantan Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) Aceh," kata orang tersebut.

    Sebelumnya, Prasetyo pernah menyampaikan keinginan agar Jaksa Agung berikutnya berasal dari internal kejaksaan. Dia menilai jaksa karir yang paling paham kebutuhan lembaganya. "Saya selalu katakan seyogyanya kejaksaan dipimpin oleh jaksa internal, mereka yang paling tahu tugas jaksa," kata dia di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin, 17 Juni 2019.

    Sumber lainnya di internal Nasdem menyatakan, tak menutup kemungkinan Yusni 'dikader' oleh Prasetyo. "Bisa juga seperti itu," kata dia.

    Yaufiqulhadi pun berpendapat tak ada salahnya Prasetyo menyiapkan penerus. Namun, dia berujar keputusan terakhir ihwal siapa yang akan menjadi Jaksa Agung berada di tangan Presiden Jokowi. "Kalau disiapkan saya kira tidak ada salahnya. Tapi soal orangnya, itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden," kata Taufiqulhadi.

    Prasetyo belum merespons pesan dan panggilan Tempo perihal ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.