Pansel Berharap Ada 50 Capim KPK Lolos Psikotes

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta bersiap mengikuti tes psikologi seleksi capim KPK, di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Ahad, 28 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Peserta bersiap mengikuti tes psikologi seleksi capim KPK, di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta, Ahad, 28 Juli 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berharap ada lebih dari 50 capim KPK yang lolos tahap psikotes. Menurut pansel, makin banyak yang lolos, makin banyak pilihan untuk tahap tes selanjutnya.

    Meski demikian, pansel menyatakan semuanya kembali pada hasil tes. "Tidak ada target, tapi semoga kami dapat cukup calon karena masih ada beberapa tahap," kata Ketua Pansel KPK, Yenti Garnasih di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Negara, Jakarta Selatan, Ahad, 28 Juli 2019.

    Pansel menyelenggarakan psikotes di pusat pelatihan itu pada Ahad, 28 Juli 2019, mulai pukul 08.00 pagi. Psikotes diikuti oleh 104 calon pimpinan yang berhasil lolos pada tahap uji kompetensi. Dalam ujian ini, pansel menguji tingkat kecerdasan, kondisi kejiwaan dan kepribadian tiap kandidat. Psikotes dilakukan selama enam jam, dengan jeda istirahat makan siang.

    Yenti mengatakan mereka yang lolos psikotes akan menjalani profile assessment dan tes wawancara. Anggota pansel Hamdi Muluk mengatakan profile assessment bakal digelar selama tiga hari berturut-turut. Dalam tahap itu pansel bakal mendalami lebih lanjut kepribadian kandidat. Namun, pansel belum menyebutkan kapan tes itu bakal dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.