Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan Bantu Pengobatan Syafii Maarif

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii | Pribadi Wicaksono | Tempo

    Cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii | Pribadi Wicaksono | Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengirimkan tim dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan mantan ketua umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif alias Buya Syafii. Pengiriman tim dokter ini dilakukan bersamaan dengan mengutus Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menjenguk Syafii di rumah sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Lewat akun Instagram, Jokowi mengatakan mendapat kabar Syafii Maarif sakit sejak Rabu, kemarin. Namun ia belum sempat membesuknya. "Karena itulah saya mengutus Pak Pratikno, Pak Teten Masduki, disertai tim dokter kepresidenan dari Jakarta untuk memantau keadaan Buya," kata dia, Sabtu, 27 Juli 2019.

    Jokowi mendoakan agar Syafii Maarif ini segera sembuh. "Bangsa ini senantiasa membutuhkan keteladanan dan pencerahan Buya Syafii Maarif."

    Saat ditemui di rumah sakit, di sela kunjungan Pratikno, Syafii mengatakan merasa sakit di bagian perut. Selain itu, keluar darah saat ia buang air kecil.

    Dari hasil pemeriksaan medis sebelumnya, Syafii dideteksi mengalami gangguan di saluran kencing. Dokter spesialis urolog yang menanganinya, Prahara Yuri, mengatakan secara umum kondisinya sudah membaik.

    Yuri menambahkan sakit yang diderita Syafii kemungkinan disebabkan ada iritasi batu ginjal sebelah kanan, namun sudah dilakukan terapi ESWL (extracorporeal shock wave lithotripsy) dengan gelombang kejut.

    Meski kondisi membaik, Syafii Maarif masih diminta tinggal di RS PKU Gamping hingga dua-tiga hari ke depan. "Sesuai rekomendasi dokter, mungkin dua-tiga hari lagi (Buya) sudah boleh pulang setelah kondisinya benar benar membaik," ujar Hepy Setyo Dewanto, Humas RS PKU Muhammadiyah Gamping, kemarin.

    AHMAD FAIZ | PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.