Soal Jabatan Ketua DPR, Puan Maharani Sebut Tunggu Oktober

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko PMK Puan Maharani meninjau lokasi bencana tsunami di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa, 25 Desember 2018. Puan juga meninjau posko kesehatan dan dapur umum di posko pengungsian. ANTARA

    Menko PMK Puan Maharani meninjau lokasi bencana tsunami di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa, 25 Desember 2018. Puan juga meninjau posko kesehatan dan dapur umum di posko pengungsian. ANTARA

    TEMPO.CO, Semarang - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyatakan akan menyelesaikan tugasnya sebagai pembantu presiden sampai akhir masa jabatannya.

    "Akan selesaikan dulu tugas sebagai menko sampai akhir jabatan," kata Puan seusai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional "Manusia dan Politik Kebudayaan" di Undip Semarang, Jumat, 26 Juli 2019.

    Sebagai calon legislator dengan raihan suara terbesar suara secara nasional, politikus PDIP ini mengakui memiliki peluang duduk sebagai calon Ketua DPR. Sesuai dengan Undang-undang MD3, kata dia, partai politik pemenang pemilu diberi kesempatan untuk menempatkan anggotanya sebagai Ketua DPR.

    "Ini bukan kemauan politik, tetapi perintah undang-undang," katanya. Namun ia meminta kepastian itu ditunggu hingga bulan Oktober nanti saat dilaksanakan pelantikan. "Kalau boleh pilih dua-duanya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.