Pihak Sekolah Sayangkan Berita Perisakan Putra Nunung Srimulat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung memberikan penjelasan saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019. Komedian Srimulat dan suaminya, Iyan Samiran ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu sebrat 0,36 gram. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung memberikan penjelasan saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019. Komedian Srimulat dan suaminya, Iyan Samiran ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu sebrat 0,36 gram. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak sekolah tempat putra bungsu komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung mengenyam pendidikan, membantah telah terjadi perisakan terhadap putra Nunung.

    "Perlu kami sampaikan bahwa sampai Senin kemarin, dan hari ini ananda putra N bersekolah dan bergaul dengan temannya penuh ceria," kata Syamsuddin, kepala sekolah tempat anak bungsu Nunung bersekolah, di Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019.

    Putra bungsu Nunung sebelumnya dikabarkan mengalami perisakan di sekolahnya pascatertangkapnya Nunung atas kasus narkoba. Akibat perisakan itu, anak bungsu Nunung disebut-sebut harus pulang sekolah lebih awal pada Sabtu pagi lalu. Pihak keluarga Nunung di Solo kemudian memutuskan untuk memindahkan sekolah anak bungsu Nunung ke Solo.

    Syamsuddin menjelaskan bahwa kegiatan belajar di sekolahnya hanya dilakukan selama lima hari. Artinya, tidak ada proses belajar-mengajar pada hari Sabtu. Ia pun menyayangkan pemberitaan soal perisakan yang viral di media sosial.

    Selain itu, Syamsuddin memastikan anak bungsu Nunung masih terdaftar sebagai peserta didik di sekolahnya. Kabar perpindahan sekolah, kata Syamsuddin, dipastikan tidak benar. Ke depannya, pihak selolah bersama KPAI dan orang tua murid akan berkomunikasi terkait upaya penanganan putra bungsu Nunung. "Kami sampaikan, sekolah kami tidak ada bully terjadi. Itu berita tidak laik diberitakan di media online dan lain-lain," ujarnya.

    Koordinator kelas orang tua, Ratna Aminuddin, juga memastikan tak ada perisakan terhadap anak bungsu Nunung. Ia juga mengatakan bahwa anaknya sekelas dengan putra Nunung. "Sampai Senin kemarin ananda masih ikut kegiatan belajar di kelasnya. Tidak ada perubahan, tetap ceria," kata Ratna.

    Polisi menangkap Nunung bersama July dan tersangka kurir sabu Hadi Moheryanto alias Tabu pada Jumat, 19 Juli 2019 di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Polisi menyita barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,36 gram saat penggerebekan itu. Berdasarkan hasil tes urin, Nunung dan July positif mengkonsumsi narkoba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.