Mekeng Sebut Nama Bamsoet Tetap Masuk Calon Ketua MPR dari Golkar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah berbaju batik) didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Markus Mekeng, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin, dan sejumlah politikus menyampaikan sikap politik anggaran di ruang Fraksi Partai Golkar, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah berbaju batik) didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Markus Mekeng, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin, dan sejumlah politikus menyampaikan sikap politik anggaran di ruang Fraksi Partai Golkar, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat, Melchias Markus Mekeng menyebut dinamika politik masih cair menjelang pengajuan paket Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Untuk itu, terbuka kemugkinan nama calon ketua MPR yang diajukan Golkar berubah-ubah.

    Jika sebelumnya dia tidak menyertakan nama Bambang Soesatyo, kini dia menambahkan nama Ketua DPR RI itu dalam daftar calon ketua MPR RI. "Nama Bamsoet masuk, salah satunya (calon Ketua MPR). Dia kan kader kita juga," ujar Mekeng saat ditemui di kampus IPDN Cilandak, Jakarta pada Selasa, 23 Juli 2019.

    Sebelumnya, Mekeng menyebut lima calon Ketua MPR dari Golkar. Mereka adalah Kahar Muzakir, Aziz Syamsudin, Agun Gunanjar Sudarsa, Muhidin Mohamad Said, dan Zainuddin Amali. Ketika ditanya alasan memasukkan nama Bamsoet belakangan, Mekeng hanya berseloroh. "Ya terserah, mau tarok depan kek, belakang kek, yang penting ada namanya," ujar Mekeng sambil tertawa.

    Nama Bamsoet sejak awal disebut berpotensi menjadi kandidat ketua MPR dari Golkar. Namun belakangan sinar nama Bambang meredup di tengah kontestasi perebutan kursi ketua umum Golkar. Mekeng berada di barisan pendukung Airlangga Hartarto dalam persaingan itu.

    Golkar juga masih berkukuh mendapatkan posisi ketua MPR kendati belakangan banyak partai juga mengincar posisi itu. Mekeng mengklaim, partainya memiliki kemampuan serta kader-kader yang pantas menempati jabatan itu. "Golkar merasa punya kemampuan untuk menjaga keutuhan dan kebhinnekaan bangsa ini karena ideologinya sebagai partai nasionalis."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.