PAN Ingin Gabung Koalisi Jokowi Tanpa Syarat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Waketum PAN Bara Hasibuan hadir dalam  rapat membahas langkah politik dan evaluasi hasil pemilihan umum 2019. Dewi Nurita/TEMPO

    Waketum PAN Bara Hasibuan hadir dalam rapat membahas langkah politik dan evaluasi hasil pemilihan umum 2019. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional atau PAN Bara Hasibuan menegaskan partainya ingin bergabung dalam koalisi Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin tanpa memberikan syarat apa pun.

    Menurut dia, PAN menghormati Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi - Ma'ruf sebagai pemenang Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan mendapatkan mandat dari rakyat Indonesia.

    "Posisi PAN ingin bergabung tanpa ada persyaratan, karena kami menghormati Jokowi - Ma'ruf sebagai pemenang Pilpres 2019. Mereka mendapatkan mandat dari rakyat yang menilai lebih baik memimpin Indonesia lima tahun ke depan," kata Bara, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019.

    Dia menegaskan bahwa Indonesia menganut sistem presidensial, sehingga presiden memiliki hak prerogatif untuk membentuk kabinet dan menempatkan orang di posisi kursi menteri sebagai pembantu presiden.

    Karena itu, menurut dia, hak presiden terpilih apabila menginginkan agar partai politik lain gabung dalam pemerintahan agar lebih kuat dan tidak masalah ketika menilai tidak butuh adanya penambahan partai dalam koalisi.

    "Jadi kami sadar dengan kenyataan tersebut, dan kami tidak mengajukan syarat apa-apa. Ide power sharing 55-45 itu bertentangan dengan sistem presidensial," ujarnya lagi.

    Menurut dia, ide power sharing 55-45 persen suara itu atas nama kelompok, sedangkan koalisi BPN Prabowo-Sandi sudah dibubarkan.

    Ide itu sebelumnya dimunculkan oleh tokoh senior PAN Amien Rais. Ia memberi syarat rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo dengan pembagian kekuasaan 55:45.

    Bara mengatakan PAN benar-benar ingin bergabung untuk membantu Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, membantu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia serta melaksanakan janji kampanye.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.