Agung Laksono Benarkan Zainuddin Amali Masuk Daftar Calon Menteri

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali usai Sidang Promosi Doktor Ilmu Pemerintah Program Pascasarjana Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) di kampus IPDN, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali usai Sidang Promosi Doktor Ilmu Pemerintah Program Pascasarjana Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) di kampus IPDN, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono membenarkan bahwa nama Ketua Komisi II Partai Golkar Zainuddin Amali masuk dalam jajaran salah satu menteri yang diusulkan Golkar.

    "Iya, beliau salah satu yang didorong oleh partai. Namun semua terserah Pak Presiden," ujar Agung Laksono saat ditemui usai sidang promotional Doktor Zainuddin Amali di kampus IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri), Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa, 23 Juli 2019.

    Agung juga membenarkan bahwa nama Amali sudah masuk ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. "Ya, seperti itu yang saya dengar dari pimpinan partai Golkar. Tapi di mana posisinya enggak ada yang tahu. Ya mudah-mudahan Pak doktor ZA yang mumpuni dan tidak ada cacat dan sudah mengabdi lama ini dipilih presiden," ujar Agung.

    Selain sebagai calon menteri, sebelumnya nama Zainuddin Amali juga masuk dalam bursa Ketua MPR yang akan diajukan Golkar dalam paket MPR mendatang. Namun, dengan kapasitas Zainuddin sebagai doktor saat ini, Agung mengatakan bahwa Golkar lebih cenderung mengusulkan Amali sebagai calon menteri ketimbang Ketua MPR.

    "Kami lebih firm beliau di kabinet lah. Beliau sudah lama di legislatif, sekarang saatnya di eksekutif," ujar Agung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.