Maraton Lintas Alam Subang Genjot Pariwisata Jawa Barat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melepas peserta maraton 'Lari Lintas Alam Terbuka, Wanadri Trail Run 2019' di Ciater Highland Resort, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Minggu, 21 Juli 2019. (dok Pemprov Jabar)

    Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melepas peserta maraton 'Lari Lintas Alam Terbuka, Wanadri Trail Run 2019' di Ciater Highland Resort, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Minggu, 21 Juli 2019. (dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR — Event maraton "Lari Lintas Alam Terbuka: Wanadri Trail Run 2019" berlangsung di kawasan Ciater Highland Resort, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, pada Minggu, 21 Juli 2019. Event ini diharapkan dapat menggenjot kunjungan wisatawan ke Jawa Barat.

    Sebanyak 600 orang yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa menjadi peserta lari lintas alam 5k. Selain peserta dari dalam negeri, event ini juga diikuti oleh peserta dari mancanegara, di antaranya Australia dan Belanda. 

    Ada empat kategori  lomba, yakni 50k, 25k, 13k, dan 5k. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan lomba yang mengitari kawasan perkebunan di Subang. Para peserta harus melewati jalanan bebatuan, tanah, pasir, dan ilalang, bahkan aliran sungai. Event ini menjadi unik karena  biasanya lomba lari maraton digelar di kawasan perkotaan, di jalanan beraspal.

    Event olahraga seperti ini bisa menjadi daya tarik masyarakat. Apalagi digelar di alam terbuka Subang yang terkenal dengan hamparan kebun teh lengkap dengan hembusan udara sejuk dan pemandangan alam yang memanjakan mata.

    "Kami sangat mendukung acara seperti ini karena sesuai dengan visi misi kami yang ingin menggenjot sektor pariwisata di Jawa Barat," kata Wagub Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat melepas para peserta.

    Berikutnya, lomba serupa akan digelar di Kabupaten Pangandaran pada Desember 2019. Terkait event tersebut, Uu mengundang masyarakat luas untuk ikut menjadi peserta pada lomba lari itu. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.