Polisi Tetapkan 59 Orang Tersangka Penganiayaan Satgas Karhutla

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berusaha memadamkan api yang membakar lahan gambut dengan alat seadanya di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Senin 8 Juli 2019. Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menerangkan, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Aceh tersebar di Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Aceh Singkil dan Kabupaten Gayo Lues. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/

    Warga berusaha memadamkan api yang membakar lahan gambut dengan alat seadanya di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, Aceh, Senin 8 Juli 2019. Data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menerangkan, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Aceh tersebar di Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Jaya, Aceh Tengah, Aceh Singkil dan Kabupaten Gayo Lues. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Jambi menetapkan 18 orang sebagai tersangka tindak pidana penghadangan, perusakan, hingga penganiayaan terhadap Tim Satuan Tugas Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan atau Satgas Karhutla Jambi yang terjadi pada 13 Juli 2019.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Komisari Besar M. Edi Faryadi mengatakan sehingga saat ini sudah ada 59 orang dari Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang menjadi tersangka.

    Kepolisian Daerah (Polda) Jambi dibantu TNI awalnya menangkap dan menetapkan 41 tersangka. Mereka merupakan anggota SMB dari kawasan hutan di Kabupaten Batanghari, Jambi. Belakangan, tim gabungan polisi dan TNI mencokok 18 orang dari kamp kelompok SMB yang ada di dalam hutan Kabupaten Batanghari yang berbatasan dengan kantor PT WKS di Distrik VIII Kabupaten Tanjungjabung Barat.

    Dari para pelaku, Polisi menyita dua senjata api rakitan. Kemudian 14 senjata tajam dan empat bambu runcing serta beberapa unit telepon genggam. Kini sedang dilakukan pemeriksaan dan jika cukup unsur pidananya maka akan dilakukan penahanan untuk para pelaku baru.

    Tim gabungan TNI-Polri masih berada di lokasi dan sekitar kawasan hutan tempat mereka tinggal dan akan terus berjaga di kawasan tersebut karena masih ada upaya memblokade kawasan di perkantoran dan perumahan PT WKS di Distrik VIII tersebut.

    "Mereka masih melakukan tindakan anarkis seperti memecahkan kaca mobil yang melintasi kawasan tersebut, maka Kepolisian dan TNI yang berjumlah sekitar 200 orang masih berjaga di kawasan tersebut untuk mengantisipasi adanya tindakan susulan yang dikhawatirkan bisa mereka lakukan dan polisi akan terus membersihkan kawasan itu," kata Edi Faryadi.

    Ke-59 orang tersangka itu terdiri atas 58 orang laki-laki yang semuanya dilakukan penahanan dan seorang perempuan juga ditahan.

    Seorang tersangka perempuan bernama Deli Fitri merupakan istri dari Muslim (pimpinan SMB) yang juga ditahan oleh penyidik Kepolisian Daerah Jambi dengan menggunakan Laporan Polisi (LP) Polres Batanghari.

    Dalam kasus ini ke-59 orang tersangka dikenakan atau diterapkan pasal 170 KHUPidana, pasal 363 KHUPidana dan Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.