Maruarar Sirait Ungkap Isi Pertemuannya dengan Jokowi di Istana

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) CEO PT LIB Risha Adi Wijaya, Ketua Steering Comittee (SC) Piala Presiden Maruarar Sirait, dan Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Reno Hastukrisnapati Widarto saat menggelar konferensi pers terkait permasalahan setelah final Piala Presiden 2018 di GBK, Senayan, Jakarta 19 Februari 2018. Konferensi pers tersebut membahas tidak dimasukkannya nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh ketua Panitia dan kerusakan fasilitas GBK setelah Piala Presiden 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    (dari kiri) CEO PT LIB Risha Adi Wijaya, Ketua Steering Comittee (SC) Piala Presiden Maruarar Sirait, dan Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Reno Hastukrisnapati Widarto saat menggelar konferensi pers terkait permasalahan setelah final Piala Presiden 2018 di GBK, Senayan, Jakarta 19 Februari 2018. Konferensi pers tersebut membahas tidak dimasukkannya nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh ketua Panitia dan kerusakan fasilitas GBK setelah Piala Presiden 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Maruarar Sirait, membantah ditawari menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mendatangi Istana Bogor pada Senin kemarin. Ia mengaku kedatangannya saat itu sebagai ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2019.

    "Tidak ada pembicaraan lain. Hanya laporkan soal Piala Presiden," katanya saat dihubungi Tempo, Sabtu, 20 Juli 2019.

    Dalam keterangan tertulisnya, Maruarar menjelaskan perhelatan Piala Presiden 2019 berjalan sukses lantaran kerja sama dari semua pihak yang mendukung. Kepada Jokowi, ia menyebut PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) selaku pemberi mandat, sponsor, serta EMTEK grup selaku pemegang hak siar, dan seluruh panitia telah memberi dukungan penuh. Ia juga berterima kasih atas pengamanan yang diberikan Kepolisian dan TNI.

    Selain melapor, Maruarar mengungkapkan ia juga menyerahkan audit PwC (PricewaterhouseCoopers). "Presiden Jokowi menerima dengan sangat baik laporan dan hasil audit Piala Presiden 2019,” kata Maruarar.

    Setelah ditetapkan sebagai presiden terpilih, Presiden Jokowi kini mulai mencari sosok-sosok untuk dijadikan sebagai menteri. Jokowi mengatakan proporsi menteri kali ini antara politikus dan kalangan profesional tidak jauh berbeda.

    Partai-partai politik pun dikabarkan telah menyetorkan sejumlah nama kadernya. Namun Jokowi mengaku belum memutuskan siapa saja yang akan ia pilih. "Belum, belum," katanya di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.