Perhimpunan Advokat Diminta Pecat Pengacara Pemukul Hakim

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengadilan. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi pengadilan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan hakim Asep Iwan Irawan meminta Perhimpunan Advokat Indonesia memecat Desrizal, pengacara Tomy Winata yang diduga menyerang hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. "Itu ring tinju apa ruang sidang? Engga boleh gitu lah," kata dia di Kantor Ombudsman, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.

    Pria yang berprofesi sebagai hakim belasan tahun ini mengatakan kejadian penyerangan terhadap hakim ini baru pertama kali terjadi. Menurut dia, tindakan Desrizal itu sudah keterlaluan. Ia berseloroh sebaiknya Desrizal menjadi petinju, bukan jadi advokat. "Ngawur, jadi advokat atau tukang pukul," kata dia.

    Ia juga mengatakan tindakan yang diduga dilakukan Desrizal bisa diancam pidana mengenai penganiayaan.

    Peristiwa penyerangan ini terjadi dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juli 2019. Kasus yang disidangkan adalah gugatan Tomy Winata terkait wanprestasi PT Geria Wijaya Prestige, Harijanto Karjadi, Hermanto Karjadi, Hartono Karjadi, PT Sakautama Dewata, serta Fireworks Ventures Limited. Perkara tersebut teregistrasi di PN Jakarta Pusat dengan nomor 223/Pdt.G/2018/PN Jkt.Pst.

    Sekitar pukul 16.00 WIB, terjadilah penyerangan di Ruang Sidang Subekti. Saat itu, ketua majelis hakim, Sunarso sedang membacakan putusan bagian pertimbangan mengurai petitum yang digugat bos Artha Graha ini. Desrizal lalu berdiri dari kursinya dan mendatangi majelis hakim. Ia melepaskan ikat pinggang dan menggunakannya untuk menyerang HS.

    Serangan itu mengenai bagian kening Sunarso, dan hakim lain, Duta Baskara. Kedua hakim pun langsung dikawal petugas keamanan pengadilan dan dibawa ke rumah sakit untuk segera divisum. Belakangan Sunarso melaporkan perbuatan Desrizal ke kepolisian. Polda Metro Jaya telah menetapkan Desrizal menjadi tersangka.

    Tomy Winata melalui juru bicaranya, Hanna Lilies meminta maaf atas kejadian ini. Tomy, kata Hanna, meminta Desrizal untuk mematuhi aturan hukum yang berlaku. "Kami pun heran kenapa dia gelap mata," kata Hanna melalui keterangan tertulis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.