Agus Rahardjo: Pimpinan KPK Harus Orang yang Disegani Kapolri

Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) bersama dua Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang (kiri) dan Alexander Marwata memberikan keterangan kepada wartawan saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa terakhir Pimpinan KPK bersama media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019. ANTARA/Reno Esnir

TEMPO.CO, Yogyakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menanggapi banyaknya jenderal polisi yang mendaftar jadi pimpinan lembaga antirasuah itu. Agus mengatakan tidak mempermasalahkan hal itu. Tetapi, menurutnya, orang yang tepat memimpin KPK adalah figur yang disegani oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Kalau wibawanya masih di bawah Kapolri, akan sulit melakukan koordinasi dan supervisi.

“Saya sangat berharap begini, kan pimpinan KPK itu menjadi koordinator dan supervisor untuk para penegak hukum yang lain. Orang yang sangat tepat adalah orang yang disegani oleh Kapolri. Misalnya mantan Kapolri yang bersih, mantan Jaksa Agung yang bersih. Karena kalau wibawanya masih di bawah Kapolri atau Jaksa Agung, maka akan sulit melakukan koordinasi dan supervisi,” kata Agus Rahardjo usai penandatangan nota kesepahamam dengan Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

Ada belasan orang anggota kepolisian yang rata-rata berpangkat jenderal mendaftar seleksi calon pimpinan  KPK periode 2019-2023. Sebanyak 192  orang lolos jadi calon pimpinan lembaga antirasuah itu.

Mereka berasal dari berbagai kalangan. Mayoritas merupakan advokat. Lainnya berprofesi sebagai akademikus, auditor pegawai korporasi, jaksa, hakim serta polisi.

Agus tidak mencalonkan diri menjadi pimpinan KPK lagi. Namun ia mendukung jika tiga pimpinan  KPK yang sekarang mencalonkan lagi. Mereka adalah  Alexander Marwata, Laode M Syarif dan Basaria Panjaitan.

Jika ada satu atau dua komisioner petahana kembali menjadi pimpinan akan memudahkan kinerja KPK. Dukungan itu, kata Agus bersifat pribadi. Sebab, siapa yang akan jadi pimpinan KPK sudah ada mekanismenya.






Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

4 jam lalu

Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi 30 perwira Polri ke sejumlah jabatan, Kapolres Jaksel dijabat Kombes Ade Ary Syam Idradi


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Dekat Ulama, Staf Pribadi 3 Kapolri

4 jam lalu

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi, Dekat Ulama, Staf Pribadi 3 Kapolri

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi pernah menjabat Kapolresta Tangerang pada tahun 2019.


Eks Kepala Divisi I PT Waskita Karya Adi Wibowo Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara

5 jam lalu

Eks Kepala Divisi I PT Waskita Karya Adi Wibowo Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Eks pejabat Waskita Karya Adi Wibowo dituntut pidana 4 tahun 6 bulanpenjara dalam perkara korupsi pengadaan pembangunan Gedung Kampus IPDN Gowa


Pengacara Lukas Enembe Tawarkan Tim Dokter ke Papua, KPK: Kami Panggil Tersangka, Bukan Kami yang Dipanggil

5 jam lalu

Pengacara Lukas Enembe Tawarkan Tim Dokter ke Papua, KPK: Kami Panggil Tersangka, Bukan Kami yang Dipanggil

Lukas Enembe kembali tidak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin 26 September 2022


KPK Persilakan Komisi Yudisial Periksa Hakim Sudrajad Dimyati soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

5 jam lalu

KPK Persilakan Komisi Yudisial Periksa Hakim Sudrajad Dimyati soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

KPK memberikan ruang seluas-luasnya bagi Komisi Yudisial (KY) untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik Hakim Agung non-aktif Sudrajad Dimyati


KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

10 jam lalu

KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

KPK menyatakan tim dokter Lukas Enembe kesulitan membuktikan bahwa Gubernur Papua itu sakit


Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

12 jam lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Ahmad Sahroni Bilang Dirinya Akan Dipanggil KPK Bila Ada Tersangka Kasus Formula E

14 jam lalu

Ahmad Sahroni Bilang Dirinya Akan Dipanggil KPK Bila Ada Tersangka Kasus Formula E

Politikus Nasdem Ahmad Sahroni mengatakan dirinya akan dipanggil KPK bila memang ada tersangka karena ia menjabat ketua pelaksana balapan.


Lukas Enembe Punya Tambang Emas, KPK: Sampaikan Langsung ke Penyidik!

17 jam lalu

Lukas Enembe Punya Tambang Emas, KPK: Sampaikan Langsung ke Penyidik!

Ali menyayangkan pihak Lukas Enembe justru menggelar konferensi pers ketimbang menghadiri pemeriksaan di KPK.


KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

17 jam lalu

KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Pendapat dari IDI juga akan menjadi pertimbangan KPK untuk mengizinkan Lukas Enembe berobat ke luar negeri.