Amien Rais Ajak PAN Jadi Oposisi, Begini Zulhas Menerjemahkannya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan melambaikan tangan saat tiba di kediaman Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2019. Sejumlah politikus kubu calon presiden nomor urut 02, Prabowo - Sandi terlihat berkumpul di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV.  ANTARA/Galih Pradipta

    Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan melambaikan tangan saat tiba di kediaman Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Kamis, 27 Juni 2019. Sejumlah politikus kubu calon presiden nomor urut 02, Prabowo - Sandi terlihat berkumpul di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan menanggapi pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang mengajak partainya untuk menjadi oposisi alias tidak bergabung ke koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

    Amien sebelumnya menyatakan agar PAN dan juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi kesempatan kepada Jokowi-Ma'ruf untuk memimpin, sedangkan mereka mengawasi jalannya pemerintahan.

    "Itu bahasa Pak Amien saya kira itu bahasa yang paling halus ya," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

    Namun Zulhas memiliki pandangan dan bahasa yang lain dalam menerjemahkan ajakan Amien itu. Menurut dia, setelah pemilihan presiden 2019 rampung, pemerintahan Jokowi-Ma'ruf harus didukung.

    "Kalau bahasa saya, kita dukung dan kita doakan agar Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf sukses memimpin Indonesia sehingga kita berubah menjadi lebih baik, adil, dan lebih sejahtera. Ya saya kira substansinya sama," kata dia.

    Selepas pilpres 2019, PAN disebut-sebut menjadi salah satu partai yang berpotensi merapat ke koalisi Jokowi-Ma'ruf. Namun PAN belum menentukan sikap hingga sekarang. Partai berlambang matahari terbit ini menyatakan bakal menentukan sikap melalui rapat kerja nasional yang akan digelar dalam bulan ini atau Agustus mendatang.

    Namun Amien Rais tegas mewanti-wanti agar PAN tetap menjadi oposisi. Dia juga berpesan agar PAN serta Prabowo tak tergiur dengan tawaran jabatan apa pun dari kubu Jokowi.

    "Soal kekuasaan berikan kesempatan yang utuh ke Jokowi dan Ma'ruf Amin dengan menterinya nanti lima tahun kita awasi," kata Amien di Jalan Daksa I Nomor 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2019.

    Amien sebelumnya juga menyatakan sepakat dengan rekonsiliasi, asalkan hal itu tidak menjadi sarana berbagi kekuasaan. Kata dia, rekonsilasi dengan bagi-bagi kekuasaan berarti aib bagi politikus, menunjukkan tak adanya moral serta kedisiplinan dalam berpartai.

    "Teruskan kita menjalin persatuan, kita bersalaman, tapi jangan pernah kooptasi, dapat satu dua kursi kemudian lantas kocar kacir semua wawasan ke depannya, hanya bermata rabun ayam," ujar Amien Rais.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | ARKHELAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.