Sebagian Politikus Golkar Pertanyakan Deklarasi Calon Ketua

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Airlanga Hartanto dan Bambang Soesatyo. Dok.TEMPO/Ilham Fikri

    Airlanga Hartanto dan Bambang Soesatyo. Dok.TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mempertanyakan digelarnya acara deklarasi calon ketua umum Golkar hari ini, Kamis, 18 Juli 2019. Menurut dia musyawarah nasional atau Munas Golkar masih lama, digelar pada Desember 2019.

    "Pleno DPP Golkar saja belum digelar, kok sudah bikin acara deklarasi-deklarasian." Ace menyampaikannya melalui pesan teks, Kamis, 18 Juli 2019.

    Deklarasi itu digelar Gerakan Milenial Partai Golkar atau Gempar. Lima nama yang dideklarasikan itu ialah Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisjam, dan Ali Yahya.

    Dalam konferensi pers hanya Bambang Soesatyo dan Ali Yahya yang hadir, tiga lainnya absen. "Pak Airlangga sudah saya kirim undangannya, mudah-mudahan bisa hadir," kata Ketua Umum Baladhika Karya Soksi Nofel Saleh Hilabi, yang juga pimpinan Gempar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

    Ace mempertanyakan keberadaan Gempar penyelenggara acara deklarasi itu. Menurut dia, Gempar tak dikenal di tubuh Golkar. "Jangan membuat suasana menjadi gaduh."

    Deklarasi pencalonan ketua umum dihadiri sejumlah politikus partai beringin, di antaranya Bendahara Umum Partai Golkar Robert Jopie Kardinal, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan DPP Golkar Nusron Wahid, politikus senior Golkar Yorrys Raweyai, dan politikus Misbakhun.

    Ada pula Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Eko Wiratmoko, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta, fungsionaris Golkar Darul Siska, politikus Golkar Aziz Samual.

    Sejumlah organisasi masyarakat hadir di acara ini, di antaranya Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) dan Pemuda Pancasila. Bambang Soesatyo diketahui merupakan Kepala Badan Bela Negara di FKPPI.

    Internal Partai Golkar menghangat menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Airlangga Hartarto di 2019 ini. Kubu Bambang Soesatyo mendesak musyawarah nasional (munas) segera digelar. Sedangkan, kubu Airlangga berkukuh agar Munas Golkar dilaksanakan Desember 2019.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.