KPK Kecewa Tim Gabungan Gagal Temukan Pelaku Penyerangan Novel

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Jan S Maringka menyampaikan keterangan pers terkait OTT Jaksa Kejati , di gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2019. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kanan) bersama Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Jan S Maringka menyampaikan keterangan pers terkait OTT Jaksa Kejati , di gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2019. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif menyatakan kecewa karena tim gabungan dalam kasus Novel Baswedan gagal mengungkap pelaku penyerangan. Padahal, ia membayangkan kerja tim dapat langsung menemukan calon tersangka. "Wajar jika KPK kecewa," kata dia kepada wartawan, Kamis, 18 Juli 2019.

    Syarif menganggap tim bahkan tidak mendapatkan perkembangan yang signifikan untuk menangkap pelaku. Meski begitu, temuan tim, kata dia, dapat menegaskan bahwa teror terhadap Novel bukan serangan pribadi. Melainkan, karena kerja pemberantasan korupsi yang ia lakukan di KPK. 

    Syarif membantah pernyataan tim gabungan bahwa Novel telah menggunakan kewenangan yang berlebihan hingga menyebabkan teror kepada dirinya. Menurut dia, pegawai KPK selalu melakukan penyedikan dalam koridor hukum acara yang berlaku.

    Ia meminta tim tetap fokus menemukan pelaku, bukan mencari alasan atau membuat isu lain. Pimpinan KPK, kata dia, akan membicarakan langkah berikutnya agar teror dan serangan seperti yang dialami Novel tidak terulang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.