Sekda Jabar Lepas Kontingen Pramuka Jabar ke AS dan Belanda

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa melepas Kontingen Pramuka  Jabar yang akan bertolak ke AS dan Belanda, di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa, 16 Juli 2019.

    Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa melepas Kontingen Pramuka Jabar yang akan bertolak ke AS dan Belanda, di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa, 16 Juli 2019.

    INFO NASIONAL — Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, mengatakan dalam persaingan global penguasaan ilmu dan teknologi sangat menentukan, di samping mental baja para pelakunya. “Diperlukan orang-orang yang berpengetahuan tinggi dan berjiwa pejuang,” kata Iwa usai melepas Kontingen Pramuka Jabar yang akan bertolak ke Amerika Serikat dan Belanda, di aula barat Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa, 16 Juli 2019.

    Sebanyak 58 orang anggota Kwartir Daerah Jawa Barat akan ambil bagian dalam 24th World Scout Jamboree 2019, di Amerika Serikat 22 Juli–2 Agustus 2019 dan Haalem Jamborette 2019 di Belanda, 24 Juli–4 Agustus 2019.

    Iwa berharap, kontingen pramuka Jabar dapat menggali ilmu dan pengetahuan dari dua ajang tersebut sehingga lebih siap menghadapi persaingan global yang keras. “Nantinya para kontingen mampu menebarkan kebaikan yang berasal dari Jawa Barat lokal, terutama kearifan lokal. Terkait dengan budi pekerti, tolong menolong dengan sesama, dan sikap ramah yang tidak menghilangkan ketegasannya,” ujar dia.

    Ia juga meminta para anggota kontingen Jabar menularkan pengalaman yang diserap kepada teman, keluarga, dan lingkungan terdekat. “Sehingga bukan hanya dirinya yang maju, bukan hanya dirinya yang pintar dan cerdas karena telah berpengalaman di USA dan Belanda, tetapi juga bisa menularkan pengetahuannya,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.