Genjot Pariwisata di Lima Daerah, Jokowi Instruksikan Enam Hal

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi saat mengunjungi Pulau Rica, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis 10 Juni 2019. Pulau Rinca dan Pulau Padar merupakan salah satu lokasi yang menjadi habitat komodo. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi saat mengunjungi Pulau Rica, di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis 10 Juni 2019. Pulau Rinca dan Pulau Padar merupakan salah satu lokasi yang menjadi habitat komodo. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para menteri dan kepala daerah terkait untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah guna menunjang pengembangan destinasi wisata prioritas. Jokowi mengatakan dari sepuluh tujuan wisata 'Bali Baru', kini pemerintah mencoba fokus pada lima di antaranya.

    Lima destinasi wisata tersebut adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Manado di Sulawesi Utara, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan Danau Toba di Sumatera Utara. Jokowi berujar ada enam masalah yang ia temui saat beberapa waktu lalu berkunjung ke daerah-daerah tersebut.

    "Pertama, masih ada problem pengaturan dan pengendalian tata ruang yang masih kita benahi. Terakhir ada masalah di Sulawesi Utara, juga di Labuan Bajo, di Toba yang saya lihat juga masih ada," kata dia dalam pengantar rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 15 Juli 2019.

    Kedua, Jokowi meminta akses konektivitas menuju destinasi wisata seperti bandara dan pelabuhan dibenahi. Khususnya di Labuan Bajo dan Manado. Ia pun meminta perbaikan infrastruktur ini tahun depan sudah selesai.

    "Saya sudah sampaikan pada menteri tahun depan harus diselesaikan. Karena memang ada peluang besar bagi kita untuk menarik wisatawan dari mancanegara yang diharapkan menghasilkan devisa sebanyak-banyaknya," kata Jokowi.

    Sementara itu, Jokowi mengingatkan agar fasilitas umum yang tersedia di lokasi wisata diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. Ia memerintahkan pemerintah daerah turun tangan membenahi penataan pedagang kaki lima hingga toilet. "Standard toilet minimal bintang empat," ucapnya.

    Adapun yang keempat, Jokowi meminta pemerintah daerah memberikan pelatihan kepada pegawai hotel hingga pedagang yang berjualan di destinasi wisata tersebut. "Sehingga bisa betul-betul mampu melayani wisatawan dengan baik, dengan ramah-tamah, melayani dengan senyuman, dan ini akan memberikan dampak yang baik," ujarnya.

    Selain itu, Jokowi meminta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mau membantu mengembangkan pariwisata dengan memberkan masukan ide-ide kreatif kepada pelaku seni. "Misal tarian budaya tradisi yang ada, dari sisi materialnya bagus, tapi mohon ini di Bekraf beri suntikan didesain pakaian, kostum, dan lain-lain yang bisa diperbaiki," tuturnya.

    Terakhir Jokowi meminta agar promosi kepada lima destinasi wisata ini dilakukan secara masif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.