ICW Usul Tes Kelaikan Bakal Capim KPK Dilakukan oleh Anggota DPR

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Pansel Capin KPK Yenti Garnasih mengumunkan jumlah pendaftar Capim KPK yang lolos seleksi administrasi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, 11 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua Pansel Capin KPK Yenti Garnasih mengumunkan jumlah pendaftar Capim KPK yang lolos seleksi administrasi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, 11 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Corruption Watch atau ICW menilai wewenang seleksi kelayakan (fit and proper test) bagi calon pimpinan atau capim KPK sebaiknya diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. “Fase ini penting lantaran akan menghasilkan lima komisioner KPK terpilih,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulis pada Ahad, 14 Juli 2019.

    Alasan Kurnia, anggota DPR pada era ini kerap melakukan tindakan-tindakan kontraproduktif dengan kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK. Misalnya, pembentukan Hak Angket pada beberapa waktu lalu justru terkesan ingin melemahkan kewenangan KPK. Selain itu persoalan legislasi pun tak banyak berubah, keinginan untuk merevisi UU KPK dan pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. “Ini bukti nyata bahwa legislatif saat ini tidak berpihak pada pemberantasan korupsi," kata Kurnia.

    Kedua, anggota DPR saat ini banyak terjaring praktik korupsi. ICW mencatat per April 2019 menyebutkan setidaknya 22 anggota DPR masa bakti 2014-2019 ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. “Ini salah satu alasan kuat untuk mendorong agar proses penentuan Pimpinan KPK dilakukan oleh DPR di masa mendatang.” 

    Ketiga, KPK pada kepemimpinan mendatang secara kelembagaan akan berkoordinasi dengan DPR periode 2019-2024. Untuk itu maka tidak ada urgensi bagi DPR kali ini memaksakan proses tes kelayakan harus dilakukan sebelum pelantikan legislatif baru. "Lagipun tidak etis jika dalam satu masa periode DPR melakukan dua kali proses seleksi Pimpinan KPK.” Pimpinan KPK saat ini juga hasil seleksi yang dilakukan oleh DPR periode 2014-2019.

    Sebelumnya, Panitia Seleksi mengumumkan sebanyak 192 pendaftar lolos seleksi administrasi Capim KPK  2019-2023. "Dari 376 orang pendaftar capim KPK masa jabatan 2019-2023, yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 192 orang," kata Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.

    Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti uji kompetensi yang meliputi tes obyektif dan penulisan makalah yang akan dilaksanakan pada Kamis, 18 Juli 2019, pukul 08.00-13.00 di Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Gaharu I Nomor 1, Cilandak, Jakarta Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.