Wagub Jabar Minta Masyarakat Lapor Jika Temukan Masalah Sosial

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat mengunjungi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan di Desa Sukahurip,  Kecamatan Pacariman, Kabupaten Ciamis, Sabtu, 13 Juli 2019.(dok Pemprov Jabar)

    Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat mengunjungi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan di Desa Sukahurip, Kecamatan Pacariman, Kabupaten Ciamis, Sabtu, 13 Juli 2019.(dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR — Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta masyarakat segera melapor ke aparat pemerintah setempat bila menemukan masalah sosial, misalnya mendapati rumah warga yang tak layak huni.

    "Masyarakat bisa lapor ke kecamatan atau pemerintah daerah kabupaten/kota. Apabila ada laporan warga, sebisa mungkin pemerintah akan mencari solusinya. Terlebih saat ini Pemprov Jabar memiliki program Jabar Quick Response (JQR), " kata Uu saat mengunjungi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan di Desa Sukahurip, Kecamatan Pacariman, Kabupaten Ciamis, Sabtu, 13 Juli 2019.

    Uu mendatangi rumah itu setelah mendapat laporan lewat akun media sosialnya. Rumah tak layak huni itu ditinggali seorang ibu, Dati, dengan empat orang anak. Rumah tersebut sudah reyot dimakan usia. Ada kekhawatiran rumah akan roboh diterjang angin kencang atau saat hujan deras.

    "Kami Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu berusaha hadir di saat masyarakat membutuhkan. Termasuk untuk solusi bantuan korban gempa, memang tidak hanya di sini, tetapi ada di tempat-tempat lain juga," kata Uu.

    Mantan Bupati Tasikmalaya itu minta warga proaktif melapor ke aparat pemerintah jika menemukan kasus serupa yang dialami Dati. "Tinggal berkomunikasi dengan pemerintah setempat nanti komunikasi dengan kami, insyaallah ada solusi," ujar Uu.

    Uu mengaku, kegiatan seperti ini dilakukan agar masyarakat bisa merasakan kehadiran negara di wilayahnya. "Handphone saya nyala terus. Kalau ada informasi melalui media sosial tentang keluhan yang kiranya bisa ditindaklanjuti, kenapa tidak," ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.