Pengamat: Munas Golkar Dipercepat, Koordinasi ke Jokowi Mudah

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • nalis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. Istimewa

    nalis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta-Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyarankan Partai Golkar mempercepat penyelenggaraan musyawarah nasional untuk mempermudah koordinasi roda pemerintahan Joko Widodo ke depan.

    "Lebih cepat akan lebih baik. Karena kalau lambat, koordinasinya dengan pemerintahan ke depan akan susah," kata Pangi di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.

    Baca Juga: Eks Wasekjen Golkar Sebut Tudingan Rizal Malarangeng Tak Elok

    Pangi menyarankan Golkar mempercepat munas seperti dilakukan PDI Perjuangan, PKB dan NasDem yang juga mempercepat perhelatan kongres atau muktamar partai.

    Menurut Pangi salah satu agenda utama Munas Golkar adalah penentuan ketua umum. Jika ketua umum baru sudah ditentukan sebelum pelantikan Jokowi-Ma'ruf Oktober 2019 mendatang, maka koordinasi dengan pemerintah akan lebih mudah.

    Sebab, kata dia, ketua umum partai politik berlambang pohon beringin itu berhak merekomendasikan nama kader terbaik partai jika diminta oleh Presiden Jokowi.

    Simak Juga: Meutya Hafid Klaim Mayoritas DPD Golkar Ingin Munas Desember

    Karena itu partai yang sudah menentukan figur ketua umum sebelum pelantikan, akan memberikan kepastian kepada presiden dan wapres terpilih terkait siapa nama kader yang diusulkan sebagai menteri serta mengurangi tarik-menarik kepentingan.

    "Artinya ketum baru harus sudah ditentukan sebelum pelantikan, agar nama menteri yang diusulkan tidak diutak-atik atau tidak diganggu lagi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Bebas Visa bagi Indonesia di Brasil dan Empat Negara

    Sejumlah negara baru saja mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi para pemegang paspor Indonesia, bukti bahwa paspor Indonesia semakin kuat di dunia.