Koalisi Prabowo Gabung ke Jokowi? Nasdem: Jadi Stand Up Comedy

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate terang-terangan menyatakan ingin partai-partai eks koalisi Prabowo - Sandiaga Uno, tetap berada di kubu oposisi. Menurut Johnny, fatsun politiknya, pihak yang menang berada di pemerintahan dan pihak yang kalah mengambil peran sebagai oposisi.

    Ia meminta agar kubu Prabowo tidak tergoda ingin menjadi anggota kabinet. “Kalau semuanya di kabinet, nanti jadi stand up komedi, lho," ujar Johnny saat dihubungi Tempo pada Kamis, 11 Juli 2019.

    Baca juga: Koalisi Bubar, Prabowo Persilakan Partai Pendukung Pilih Langkah

    Johnny mengatakan dua kubu yang tadinya saling kritik dan memiliki visi misi yang jelas berbeda dan berbulan-bulan bertarung ketat menjadi lucu jika tiba-tiba bergabung. “Tiba-tiba bersatu, kan lelucon jadinya. Nanti rakyat bilang apa?" ujar Johnny.

    Nasdem tidak setuju kubu Prabowo - Sandiaga berada di kabinet Jokowi. “Kami enggak mau, enggak baik di kabinet.”

    Baca juga: Poin Pertemuan Prabowo dan Elite Pengusung Sebelum Koalisi Bubar

    Selain itu, Johnny yakin jika Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto juga tidak akan mengambil keputusan untuk bergabung ke kubu Jokowi. "Dia pasti menjaga standing politiknya."

    Anggota DPR RI Komisi Keuangan itu juga berharap, Partai Gerindra sebagai pimpinan utama koalisi Prabowo mengajak bekas anggota-anggota Koalisi Adil Makmur membentuk oposisi konstruktif. "Sekali lagi, kami ingin rekonsiliasi, bukan bagi-bagi kursi."

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.