Megawati Mengaku Tak Campuri Urusan Kabinet Jokowi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, berpidato dalam acara ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-46 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, berpidato dalam acara ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-46 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan dirinya tak akan mencampuri urusan kabinet presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi di periode kedua pemerintahan kader partai banteng itu pada 2019-2024.

    Baca: Syarat Menteri Milenial dari Megawati: Bisa Kerja, Bukan Mejeng

    "Sama sekali saya menyerahkannya ke presiden," kata Megawati lewat keterangan tertulis pada Rabu malam, 10 Juli 2019.

    Menurut Mega, presiden sesuai dengan pertimbangannya akan memutuskan siapa yang menjadi pembantunya di kabinet. PDIP, ujar dia, hanya bisa menyarankan dan mengusulkan nama.

    "Tetapi tidak ada sebuah bentuk perhitungan yang proporsional bahwa seharusnya begini begitu," ujar Megawati.

    Baca: Megawati Soekarnoputri: Gerakan Non-Blok Masih Relevan Saat Ini

    Presiden RI ke-lima itu menyebut, tugasnya sebagai ketua umum parpol telah selesai dengan mengantarkan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untuk Apa Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.