PPP Pastikan Tak Usulkan Lukman Hakim Jadi Menteri Jokowi Lagi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kiri) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) bersiap mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin 8 Juli 2019. Pada Sidang Kabinet Paripurna tersebut presiden mengajak para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan program kerja yang belum tuntas, menaikkan neraca perdagangan serta meningkatkan investasi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kiri) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) bersiap mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin 8 Juli 2019. Pada Sidang Kabinet Paripurna tersebut presiden mengajak para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan program kerja yang belum tuntas, menaikkan neraca perdagangan serta meningkatkan investasi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan bahwa nama Lukman Hakim Saifuddin tidak akan diusulkan sebagai calon menteri kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada periode mendatang. "Ya, betul (dipastikan tak akan diusulkan kembali)," ujar Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani saat dihubungi Tempo pada Rabu malam, 10 Juli 2019.

    PPP sepenuhnya menyerahkan nasib Lukman di kabinet kepada Jokowi. Arsul belum menyebut nama kandidat yang akan diusulkan PPP di kabinet mendatang.

    Baca juga: PPP Klaim Ditantang Jokowi Ajukan Nama Menteri

    Lukman menjabat sebagai menteri agama sejak 9 Juni 2014 di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II atau pada era Susilo Bambang Yudhoyono. Jabatannya itu dipertahankan ketika Jokowi dilantik sebagai Presiden 2014-2019 menggantikan SBY.

    Saat ini, Lukman masuk dalam salah satu jajaran menteri Jokowi yang sedang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Beberapa kali ia dipanggil sebagai saksi terkait kasus dagang jabatan di Kementerian Agama pada pertengahan Maret 2019, yang menjerat bekas Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

    Baca juga: Tiga Tokoh Asal Maluku Ini Diusulkan Jadi Menteri Kabinet Jokowi

    Dalam pertemuan jajaran pengurus PPP dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor dua hari yang lalu, Arsul mengatakan bahwa Jokowi sempat menanyakan partainya yang belum meminta jatah kursi kabinet. Arsul mengatakan partainya akan memusyawarahkan terlebih dahulu secara internal mengenai nama-nama yang akan diajukan. "Kalau soal pos kementerian, maka itu kami serahkan sepenuhnya kepada presiden," ujar dia.

     

    Sebelumnya, Arsul tak menampik bahwa nama Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi merupakan salah satu kandidat potensial yang akan disodorkan namanya sebagai calon menteri. “Ia kemungkinan salah satu kandidat,” ujar Arsul kepada Tempo pada Ahad, 9 Juni 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.