Ingin Beri Masukan, Bamsoet Undang Pansel KPK Datangi Komisi III

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Panitia Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 Yenti Ganarsih (keempat kiri) bersama Wakil Ketua Pansel KPK Indriyanto Seno Adji (kanan), anggota Pansel KPK Marcus Priyo Gunarto (kedua kanan), Hendardi (ketiga kanan), Harkristuti Harkrisnowo (keempat kanan), Diani Sadia Wati (kelima kanan), Al Araf (ketiga kiri), Mualimin Abdi (kedua kiri) dan Hamdi Moeloek (kiri) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019. ANTARA

    Ketua Panitia Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 Yenti Ganarsih (keempat kiri) bersama Wakil Ketua Pansel KPK Indriyanto Seno Adji (kanan), anggota Pansel KPK Marcus Priyo Gunarto (kedua kanan), Hendardi (ketiga kanan), Harkristuti Harkrisnowo (keempat kanan), Diani Sadia Wati (kelima kanan), Al Araf (ketiga kiri), Mualimin Abdi (kedua kiri) dan Hamdi Moeloek (kiri) usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo berharap Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi Komisi Hukum DPR. Bamsoet, sapaan Bambang mengatakan Pansel KPK semestinya berkonsultasi dan berdiskusi dengan Komisi Hukum yang merupakan mitra KPK.

    Baca juga: Begini Cara Pansel KPK Jemput Bola Kandidat Berkualitas

    "Jadi kami mengundang Pansel untuk datang juga ke Komisi III, jangan hanya yang dikunjungi Polri, Kejaksaan, dan KPK," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.

    Pansel Calon Pimpinan KPK memang telah bersafari ke sejumlah lembaga. Selain tiga institusi yang disebut Bamsoet, Pansel juga menyambangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, dan Badan Intelijen Negara.

    Menurut Bamsoet, Komisi Hukum akan memberikan masukan kepada Pansel agar yang diserahkan ke DPR nanti adalah calon-calon berkualitas. Pansel akan memilih 10 dari ratusan calon untuk kemudian mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi Hukum.

    Meski begitu, Bamsoet tak merinci masukan seperti apa yang akan disampaikan Komisi Hukum kepada Pansel. Dia membantah DPR akan menyebut nama atau kriteria calon pimpinan KPK kepada Pansel.

    "Kan enggak mungkin DPR datang ke Pansel? Kami membuka diri kalau Pansel mau datang mendengarkan masukan-masukan, selama ini kami bermitra dengan KPK, dalam hal ini Komisi III," kata politikus Partai Golkar ini.

    Bamsoet mengklaim, DPR tak bakal mengintervensi kerja Pansel dengan menginginkan pertemuan ini. "Barangkali bagus juga tanpa ada upaya mempengaruhi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.