BNPT Usul Bentuk Satgas Pemulangan WNI Eks Anggota ISIS

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius di Auditorium Universitas Andalas, Padang, 8 Agustus 2018. Istimewa

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius di Auditorium Universitas Andalas, Padang, 8 Agustus 2018. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengusulkan untuk membentuk satuan tugas khusus yang akan mengurus pemulangan Warga Negara Indonesia bekas anggota ISIS.

    Baca: Pendukung ISIS Minta Pulang ke Indonesia, Ini Jawaban Ryamizard

    "Nanti kami buat satgas, dari Kementerian Luar Negeri, Polri, BIN, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Lihat saja siapa yang berangkat, tapi yang memimpin, kami usulkan BNPT," kata Suhardi Alius dalam diskusi yang diadakan oleh ruangobrol.id dan Tempo dengan judul “Para Pengejar Mimpi ISIS: Layakkah Mereka Kembali” pada Selasa, 9 Juli 2019.

    Diskusi ini berangkat dari laporan Majalah Tempo dengan judul Para Pengejar Mimpi ISISI. Laporan yang tayang pada 15 Juni 2019 ini bercerita soal ratusan bekas pendukung ISIS asal Indonesia yang terkatung-katung di Suriah. Ototitas Kurdi bersedia memulangkan mereka asal ada jaminan dari Pemerintah Indonesia.

    Ide pembentukan satgas ini, kata Suhardi, tercetus setelah ia melihat bahwa sebenarnya mereka yang terpapar paham radikalisme bisa menjadi narasumber untuk BNPT. Maka dari itu, ia ingin membawa pulang WNI eks anggota ISIS yang memang berniat kembali ke tanah air.

    Namun, tak asal memulangkan. Suhardi juga mengatakan tak semua bisa dibawa pulang. Satgas, kata dia, nantinya akan melakukan pemantauan langsung di Suriah atau tempat para anggota ISIS bermukim.

    "Yang paling penting kami harus bisa mengklasifikasi sejauh mana mereka terpapar, sehingga kami bisa memberikan treatment yang jelas," kata Suhardi.

    Baca: Kepala BNPT: Anak Simpatisan ISIS Tak Berdosa, Beri Kesempatan

    Selain itu, ia pun menyadari bahwa tidak ada yang bisa menjamin eks simpatisan ISIS tersebut tidak melakukan hal-hal yang berbau radikal ketika pulang ke Indonesia. Ia masih akan melakukan pendekatan dari sisi kemanusiaan yang selama ini sudah diterapkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.