Capres 2024 Versi LSI Denny JA, Ganjar Pranowo: Gak Usah Ge-er

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. Ganjar Pranowo, diperiksa kapasitasnya sebagai mantan anggota DPR RI bersaksi untuk tersangka anggota DPR RI Markus Nari. TEMPO/Imam Sukamto

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. Ganjar Pranowo, diperiksa kapasitasnya sebagai mantan anggota DPR RI bersaksi untuk tersangka anggota DPR RI Markus Nari. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Bogor - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku tidak mau jumawa sehubungan dengan namanya yang masuk dalam daftar calon presiden potensial yang akan maju dalam pemilihan presiden 2024. Pasalnya, yang menyebut namanya potensial menjadi capres hanya dari satu lembaga survei. "Jawabannya cuma satu, enggak usah ge-er," kata Ganjar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 9 Juli 2019.

    Saat ditanya soal kemungkinan maju dalam bursa Pilpres 2024, Ganjar kembali menegaskan bahwa ia tidak mau gede rasa alias ge-er. "Wong cuma disebut saja ge-er."

    Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Melayat ke Rumah Sutopo di Depok

    Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA sebelumnya memprediksi 15 nama calon presiden potensial yang akan maju dalam pemilihan presiden 2024. Padahal, Pilpres 2019 baru saja usai.

    15 nama yang disebut itu adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan bekas cawapres 02 Sandiaga Uno.

    Baca juga: Dapat Laporan Intelijen, Ganjar Pranowo: Ada ... 

    Ada pula nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Tito Karnavian, dan mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo. Orang ke15 adalah sosok yang tidak masuk radar karena bisa saja menjadi the next Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    LSI Denny JA memprediksi nama-nama itu sebagai sosok potensial berdasarkan ukuran tokoh-tokoh itu memiliki tingkat popularitas lebih dari 25 persen dan memiliki kriteria yang masuk sumber rekrutmen seperti capres sebelumnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.