Bahar bin Smith Akan Divonis, Massa Padati Sekitar Ruang Sidang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith menjalani sidang pledoi di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis, 20 Juni 2019.  Bahar bin Smith membacakan nota pembelaan untuk tuntutan enam tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. ANTARA/Novrian Arbi

    Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith menjalani sidang pledoi di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Kamis, 20 Juni 2019. Bahar bin Smith membacakan nota pembelaan untuk tuntutan enam tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. ANTARA/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Bandung - Penceramah Bahar bin Smith akan mendengarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung, hari ini, Selasa, 9 Juli 2019. Persidangan  digelar di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jalan Seram, Bandung, Selasa, 9 Juli 2019. Pagi sebelum sidang dimulai gedung Perpustakaan dan Kearsipan itu sudah dikelilingi dengan kawat duri. Akses pintu masuk hanya berada di pinggir sebelah kanan.

    Ratusan pendukung Bahar memadati bagian depan gedung. Polisi berjaga mulai di belokan Jalan Seram hingga bagian depan gedung Pepustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung. Masa yang memadati bagian depan gedung itu sesekali memekikan takbir dan merapalkan salawat. "Allahuakbar," pekik masa pendukung Bahar.”

    Baca: Lima Kasus yang Diduga Menyeret Nama Bahar bin Smith 

    Mobil komando diparkir tepat di tengah jalan seram di depan gedung itu. Mobil itu dikerumuni ratusan masa pendukung Bahar bin Smith. Spanduk juga bendera bertuliskan dukungan kepada pimpinan pondok pesantren Tajul Alawiyyin itu terpasang hampir di sepanjang Jalan Seram.

    Hanya kawat berduri saja yang memisahkan antara pendukung Bahar dengan polisi yang berjaga. "Kami pecinta Habib Bahar akan terus mengawal terus sidang putusan guru kami," kata salah seorang pendukung Bahar berorasi menggunakan pengeras suara.

    Bahar diadili di PN Bandung setelah ditetapkan menjadi tersangka penganiayaan terhadap dua remaja berinisial MKU dan CAJ pada akhir 2018.

    Baca juga: Sidang Bahar bin Smith, Kesaksian Kakek ...

    Jaksa membidiknya dengan dakwaan kombinasi yakni kumulatif dan alternatif. Bahar didakwa menganiaya dan merampas kemerdekaan. Dakwaan primer lainnya mempersalahkannya melanggar pasal penganiayaan. Dalam dakwaan subsidair jaksa membidik Bahar dengan UU Perlindungan Anak.

    Dalam sidang tuntutan, jaksa meminta hakim menghukum Bahar dengan hukuman 6 tahun penjara. Jaksa berkeyakinan Bahar terbukti melanggar hukum terbukti menganiaya juga merampas kemerdekaan terhadap dua orang remaja. Bahar bin Smith juga dituntut harus membayar denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.