800 hari Belum Ada Tersangka, Ini Ciri Penyerang Novel Baswedan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik senior KPK Novel Baswedan, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 20 Juni 2019. Telah memasuki 800 hari, pelaku penyiraman Novel Baswedan belum terungkap. TEMPO/Imam Sukamto

    Penyidik senior KPK Novel Baswedan, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 20 Juni 2019. Telah memasuki 800 hari, pelaku penyiraman Novel Baswedan belum terungkap. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hingga lebih dari 800 hari, penyerangan dengan air terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, pelakunya belum terang hingga saat ini. Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal sepulang salat subuh di Masjid Al-Ihsan yang berjarak sekitar tujuh rumah dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017

    Mata kiri Novel rusak 95 persen akibat cairan korosif itu. Dia harus menjalani operasi di Singapura untuk memulihkan matanya.

    Pengacara Novel, Muhammad Isnur, mengatakan orang yang dilihat Novel mirip dengan sketsa pelaku penyerangan yang pernah beredar. Polisi telah dua kali merilis sketsa wajah terduga pelaku. Pertama sketsa versi Mabes Polri yang dirilis 31 Juli 2017 dan versi Polda Metro Jaya yang dirilis 24 November 2017. Menurut Isnur, Novel lebih mempercayai sketsa versi Polda Metro Jaya lebih akurat ketimbang bikinan Mabes Polri.

    Berikut ciri-ciri terduga pelaku itu:

    Versi Polisi yang Dirilis 24 November 2017:

    Orang Pertama

    Pernah mendatangi rumah Novel beberapa hari sebelum penyiraman. Orang ini terekam kamera pengawas.

    Ciri-ciri: :

    - Umur 40an tahun

    - Tinggi 165 sentimeter

    - Wajah bulat, dagu berat

    - Bentuk hidung bulat besar

    - Warna rambut hitam

    - Postur tubuh kekar

    - Kulit sawo matang-gelap

    - Menggunakan sweater abu-abu.

    Orang Kedua

    Sejumlah saksi mata pernah melihat terduga pelaku ini di tempat wudu Masjid Al-Ikhsan, Kelapa Gading, sehari sebelum penyerangan Novel Baswedan, 10 April 2017.

    Ciri-ciri:

    - Sekitar 35 tahun

    - Tinggi sekitar 173 sentimeter

    - Wajah oval

    - Dagu tajam

    - Hidung lurus

    - Rambut hitam, bergelombang, panjang seleher

    - Posturnya atletis

    - Kulit sawo matang-terang

    - Berjaket hijau lengan panjang warna terang.

    Versi Polisi yang Dirilis pada 31 Juli

    Seorang saksi melihat pria mencurigakan di samping kanan Masjid Al-Ikhsan sekitar lima menit sebelum penyerangan terhadap Novel Baswedan.

    Baca juga: Harapan KPK Setelah Masa Tugas TGPF Novel Baswedan Berakhir

    Ciri-ciri:

    - Umur 35 tahun

    - Tinggi 167 sentimeter

    - Wajah bulat- hidung bulat besar

    - Bibir tipis atas dan bawah tebal

    - Rambut ikal keriting kecil

    - Kulit sawo matang gelap

    - Berjaket warna biru berpenutup kepala.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.