Golkar Usul Kader Milenial Ini Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama pimpinan DPD se-Indonesia usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 1 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama pimpinan DPD se-Indonesia usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 1 Juli 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Golkar mengusulkan salah satu kader mudanya menjadi calon menteri di dalam Kabinet Kerja Jokowi jilid II. Calon yang diusulkan yakni, Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Dito Ariotedjo.

    Baca juga: Burhanuddin Muhtadi: Restu Jokowi Jadi Penentu Siapa Ketum Golkar

    "Golkar telah memiliki calon untuk diusulkan masuk dalam kabinet. Salah satunya, Dito Aritedjo," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, pada acara HUT AMPI ke-41 di Jakarta, dalam siaran persnya, Jumat 5 Juli 2019.

    Menurut Airlangga, Dito Ariotedjo merupakan calon menteri milenial dari Partai Golkar.

    "Semoga disetujui dan direstui Pak Presiden," kata dia.

    Ketua AMPI Dito Ariotedjo memastikan dukungannya kepada program pemerintah, terutama terkait kepemudaan.

    Menurut dia, generasi muda mempunyai harapan besar untuk berkontribusi dalam menata masa depan bangsa. Untuk itu, organisasi onderbouw Golkar itu meluncurkan program pengembangan karya inovasi sosial bernama muda pembaharu.

    Inisiatif ini dirancang untuk membangun ekosistem kepemudaan yang mampu mengembangkan karya anak muda yang berdaya guna.

    Baca juga: Adu Kuat Bambang Soesatyo vs Airlangga Menjelang Munas Golkar

    "Ini senafas dengan semangat pemerintah ke depan mengembangkan sumber daya manusia terutama pemuda. Inisiatif ini juga mendukung program untuk Jokowi - Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden terpilih," kata Dito.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.