Gempa Magnitudo 7,1, Masyarakat Ternate Panik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. abcnews.com

    Ilustrasi gempa. abcnews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Ternate, Maluku Utara panik dan berhamburan keluar rumah saat diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,1, Senin dini hari, 8 Juli 2019 waktu setempat.

    Baca juga: Gempa Magnitudo 7,1, Warga Sulut Berhamburan Keluar Rumah

    Samsudin Umar, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Selatan mengatakan gempa yang terjadi membuat perabotan rumah bergetar cukup keras. Bahkan gempa membuat puluhan warga berhamburan keluar rumah.

    “Sampai sekarang masih di luar rumah, apalagi ada peringatan tsunami jadi kami memilih untuk tetap waspada,” kata Samsudin kepada Tempo.

    Iskandar, warga perumahan Dipomart, Tanah Tinggi Barat mengatakan, kekuatan gempa yang mengguncang Ternate ini terasa cukup lama. Hampir semua perabotan dapur di rumahnya jatuh karena kekuatan gempa.

    “Dan saat terjadi gempa saya memilih untuk lari keluar rumah,” kata Iskandar.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat gempa berkekuatan magnitudo 7,1 berada 0.51 derajat lintang utara dan 126,18 derajat bujur timur di kedalaman 10 kilometer. Gempa yang terletak 135 km barat daya Kota Ternate itu berpotensi tsunami.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.