Yorrys: Ada Hubungan Antara Munas Golkar dengan Kabinet Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Golkar, Yorrys Raweyai saat mendatangi rumah duka Sukamdani Sahid Gitosardjono di Jalan Imam Bonjol No.50, Menteng, Jakarta Pusat, 21 Desember 2017. TEMPO/Kartika Anggraeni

    Politikus Golkar, Yorrys Raweyai saat mendatangi rumah duka Sukamdani Sahid Gitosardjono di Jalan Imam Bonjol No.50, Menteng, Jakarta Pusat, 21 Desember 2017. TEMPO/Kartika Anggraeni

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mendesak agar musyawarah nasional Partai Golkar digelar sebelum bulan Oktober 2019. Yorrys mengatakan penyusunan kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi salah satu alasan munas harus segera digelar. Tak cuma soal kabinet, pembentukan alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat juga jadi alasan kubunya mendesak munas.

    Baca: Yorrys: Nurdin Halid akan Pimpin DPD Golkar Sulsel Dukung Bamsoet

    Menurut dia, hal serupa juga terjadi di partai-partai koalisi pengusung Jokowi yang lain, seperti PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasdem. PDIP dan Nasdem akan menggelar kongres pada tahun ini, sedangkan PKB akan melangsungkan muktamar.

    "Secara implisit, kami membaca dalam perspektif politik dengan keinginan pemerintahan Jokowi yang baru, sebelum penetapan DPR periode 2019-2024 dan sebelum pelantikan presiden maka seluruh parpol pendukung 01 sudah harus melaksanakan munas," kata Yorrys di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Ahad, 7 Juli 2019.

    Pelantikan DPR akan berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Sedangkan pelantikan presiden akan digelar 20 Oktober. Menurut Yorrys, susunan baru pengurus partai harus terbentuk sebelum itu demi mendukung efektivitas kerja kabinet Jokowi dan parlemen.

    "Ini punya korelasi. Setelah pelantikan DPR alat kelengkapan semua harus dibahas. Setelah pelantikan presiden, kabinet, dan seterusnya mereka akan bekerja," kata dia.

    Dia mengatakan langkah PDIP, Nasdem, dan PKB menggelar kongres dan muktamar dapat dimaknai sebagai ancang-ancang sebelum penyusunan kabinet dan alat kelengkapan dewan. Dia menilai pemerintahan Jokowi mendatang memerlukan dukungan dari pemimpin partai koalisi yang baru.

    "Harus semua pemimpinnya baru, sehat, fresh, sehingga visi beliau (Jokowi) bersama berjalan sebagaimana yang diharapkan," ucapnya.

    Baca: Kubu Bamsoet Sesuaikan Agenda Munas Golkar dengan Jadwal Jokowi

    Dalam pertarungan merebut kursi Ketua Umum Golkar, Yorrys berada di kubu pendukung Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Yorrys secara terbuka mengakui dirinya menjadi tim sukses Bamsoet untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar di munas mendatang. Adapun calon lainnya adalah inkumben, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.