Jabar Buka Rekrutmen Calon Anggota KIP

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen calon anggotanya.

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat membuka rekrutmen calon anggotanya.

    KOTA BANDUNG — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengundang putra putri terbaik Jawa Barat untuk mengikuti seleksi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat periode 2019-2023.

    Seiring akan berakhir masa kerja Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Barat kepengurusan lama, Tim Seleksi Calon Anggota KIP Jawa Barat membuka pendaftaran yang tertuang dalam pengumuman bernomor 01/Timsel KI-1/2019.

    Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Pasal 30 ayat (2) disebutkan, rekrutmen calon anggota Komisi Informasi dilaksanakan oleh pemerintah secara terbuka, jujur, dan objektif.

    “Untuk itu Pemdaprov Jabar membuka pendaftaran yang terbuka untuk umum, bagi siapa pun putra putri terbaik Tanah Pasundan yang memiliki minat, passion, idealisme, dan mimpi keterbukaan informasi terwujud di Jawa Barat,” ujar Hermansyah, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Jabar, Jumat, 5 Juli 2019.  

    Menurut Hermansyah, seleksi calon anggota KIP Jabar dilaksanakan dengan sistem gugur meliputi enam tahapan, yakni seleksi administrasi, seleksi tertulis, seleksi dinamika kelompok, psikotes, penulisan makalah, dan wawancara. “Tahap terakhir, fit and proper test oleh DPRD,” jelasnya.

    Formulir kelengkapan administrasi dan persyaratan calon anggota KIP Jabar 2019-2023 dapat diunduh di laman www.jabarprov.go.id/seleksikip2019 dan website Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Barat, diskominfo.jabarprov.go.id atau datang ke Sekretariat Tim Seleksi KIP Jabar di Kantor Diskominfo Provinsi Jabar, Jalan Tamansari No. 55 Bandung (Bidang IKP), mulai tanggal 3 Juli 2019.

    Hermansyah menambahkan, dokumen pendaftaran dapat diantar ataupun dikirim melalui jasa pengiriman, serta dapat melalui surat elektronik seleksikip2019@jabarprov.go.id. “Berkas yang diserahkan sebanyak dua rangkap mulai 8-12 Juli 2019 pada jam kerja,” kata Hermansyah. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.