Soal Tentara Papua Barat, Panglima TNI: Akan Ada Penegakan Hukum

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) didampingi Istrinya usai menyambangii kediaman Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri saat halalbihalal, Jakarta, Rabu 5 Juni 2019. Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri menggelar halal bihalal di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada Hari Raya Idul Fitri 2019, 1 Syawal 1440 H.  ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) didampingi Istrinya usai menyambangii kediaman Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri saat halalbihalal, Jakarta, Rabu 5 Juni 2019. Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri menggelar halal bihalal di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat pada Hari Raya Idul Fitri 2019, 1 Syawal 1440 H. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menganggap pembentukan Tentara Papua Barat merupakan kegiatan separatis. Pengumuman terhadap pembentukan kelompok itu akan dihadapi dengan operasi penindakan hukum.

    Baca juga: Sempat Diserang, Polri Kawal Ketat Penghitungan Suara di Papua

    "Kami akan melakukan operasi penegakan hukum atau gakum di sana," kata Hadi di Boyolali, Kamis 4 Juli 2019. Sebab, TNI menganggap peristiwa itu sebagai sebuah kegiatan separatisme.

    Upaya penegakan hukum itu menurutnya akan dilakukan bersama kepolisian. Nanti leading sector-nya Polri, TNI akan membantu," katanya.

    Tiga kelompok separatis bersenjata di Papua mengumumkan bahwa mereka telah membentuk Tentara West Papua (West Papuan Army), sementara para aktivis pendukung kemerdekaan menyatakan sekarang mereka siap "mengambil-alih negara kami".

    Baca juga: Kapolda Papua Sebut Ada 3 Kasus Menonjol Selama Pemilu

    Tentara West Papua akan berada di bawah komando organisasi payung United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), yang dipimpin Benny Wenda dari pengasingan. ULMWP selama ini menempuh cara-cara politik dan diplomatik untuk mencapai kemerdekaan Papua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.