Ini Kriteria Calon Pimpinan KPK Versi Jusuf Kalla

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli 2019. TEMPO/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendaftaran calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 memasuki hari terakhir. Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK berharap panitia seleksi (Pansel) bisa memilih tokoh-tokoh yang tepat untuk memimpin lembaga antirasuah itu.

    Baca juga: Mengintip Harta Kekayaan Perwira Polri Pendaftar Capim KPK

    JK membeberkan sejumlah kriteria yang layak diperhatikan oleh panitia seleksi dalam menyaring kandidat. "Tentu memilih tokoh, yang pertama (harus) bersih," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.

    Selain itu, JK berharap Pansel bisa menemukan kandidat yang memiliki keberanian dalam menegakkan hukum, pengetahuan yang mumpuni, dan paham masalah ketatanegaraan.

    Kepada pimpinan KPK ke depan, JK meminta mereka untuk berhati-hati dalam bertugas. "Jangan asal juga orang yang asal ambil, tangkap, tentu juga harus dilihat efek-efeknya," ucapnya.

    Ia menekankan pula agar ke depan pimpinan KPK bisa memperkuat upaya pencegahan korupsi di samping melakukan penindakan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga siang ini sudah ada 218 orang yang mendaftar. Mereka berasal dari berbagai latar belakang seperti pensiunan, pengacara, akademisi, polisi, kejaksaan, hingga pimpinan KPK saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.