NasDem: Kami Sudah Siapkan Kader Terbaik untuk Kabinet Jokowi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufik Basari melaporkan Rizal Ramli ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin, 17 September 2018. TEMPO/Lani Diana

    Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufik Basari melaporkan Rizal Ramli ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin, 17 September 2018. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem Taufik Basari mengatakan belum ada pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi untuk membahas menteri dalam Kabinet Kerja jilid II.

    Baca: Pengamat: Jokowi Bisa Tempatkan Menteri Milenial di 3 Sektor Ini

    “Kalau secara spesifik bahas kabinet belum ada, tapi diskusi soal jalannya pemerintahan ke depan sudah ada secara informal,” kata Taufik saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.

    Dia mengatakan pertemuan tersebut juga baru dilakukan antara NasDem dan Jokowi tanpa melibatkan partai koalisi lain. Menurut dia, masih banyak waktu untuk pembahasan soal menteri dan kabinet bersama Presiden.

    Taufik mengatakan NasDem menyerahkan sepenuhnya persoalan kabinet kepada presiden dan wakil presiden terpilih. Namun apabila diminta untuk mengisi kabinet, ia mengakui partainya sudah menyiapkan beberapa kader.

    “Tentu kami sudah menyiapkan siapa saja kader terbaik sesuai dengan kebutuhan Pak Presiden dan wakil serta kebutuhan kabinet itu sendiri,” kata dia.

    Selain itu, NasDem juga menyambut positif wacana pembentukan kabinet dari kalangan muda. “Kami sangat sambut baik karena memang di era saat ini memang membutuhkan figur-figur yang mampu dengan cepat melakukan adaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada,” kata dia.

    Baca: Peretail Minta Jokowi Pilih Menteri yang Ahli di Bidangnya

    Sebelumnya, Presiden Jokowi mengisyaratkan pembentukan kementerian baru sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman, salah satu upayanya adalah memberikan tempat buat anak muda masuk dalam kabinet pemerintahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.